INFOGRAFIS Minyak Anjlok, Ada Sinyal Damai?
KABARBURSA.COM - Harga minyak dunia anjlok lebih dari 5 persen pada perdagangan 16 Juni 2026 setelah pasar merespons meningkatnya peluang meredanya konflik Amerika Serikat dan Iran, yang membuka kemungkinan perpanjangan gencatan senjata, pembukaan kembali Selat Hormuz, serta kembalinya ekspor minyak Iran ke pasar global. Minyak Brent ditutup turun 5,1 persen ke USD78,96 per barel, sementara WTI merosot 5,8 persen ke USD76,05 per barel, menjadi level terendah dalam lebih dari tiga bulan. Penurunan harga terjadi meskipun persediaan minyak mentah AS menyusut tajam, karena pasar lebih fokus pada potensi lonjakan pasokan global dari Iran, pelemahan permintaan minyak di China, serta rencana OPEC+ meningkatkan produksi mulai Juli 2026. Sejumlah lembaga keuangan global juga memangkas proyeksi harga minyak seiring meredanya premi risiko geopolitik yang sebelumnya mendongkrak harga energi dunia.