INFOGRAFIS Rupiah Jebol Rp18.000/USD, Alarm Ekonomi?
KABARBURSA.COM - Nilai tukar rupiah menembus level psikologis Rp18.000 per dolar Amerika Serikat pada perdagangan Kamis pagi, 4 Juni 2026, dengan bergerak ke posisi Rp18.014 per dolar AS atau melemah 0,43 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di kisaran Rp17.966 per dolar AS. Pelemahan ini menjadi sorotan karena mencerminkan meningkatnya tekanan terhadap mata uang negara berkembang di tengah ketidakpastian global. Pemerintah membantah anggapan bahwa depresiasi rupiah dipicu kondisi fiskal domestik, dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan fundamental fiskal Indonesia tetap terjaga dan penerimaan pajak menunjukkan tren positif. Sementara itu, pelaku pasar menilai tekanan terhadap rupiah lebih banyak dipengaruhi faktor eksternal, termasuk memanasnya konflik di Timur Tengah, ketidakpastian hubungan Amerika Serikat dan Iran, serta menguatnya minat investor terhadap dolar AS sebagai aset aman di tengah meningkatnya risiko global.