KABARBURSA.COM - PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) merencanakan perubahan susunan pengurus setelah mengusulkan Nobuya Kawasaki sebagai Direktur Utama (Dirut) menggantikan Daisuke Ejima.
Matthew Hanzel, Corporate Communications Manager Bank Danamon menyampaikan Daisuke Ejima akan mengakhiri masa tugas efektif sebagai Direktur Utama pada penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang akan berlangsung. Selain itu, Nobuya Kawasaki yang merupakan Komisaris Bank Danamon juga akan mengakhiri masa kerjanya pada waktu serupa.
Matthew Hanzel menyebut pengusulan perubahan susunan pengurus tersebut akan diajukan untuk mendapatkan persetujuan pemegang saham melalui RUPST yang akan diselenggarakan pada 31 Maret 2026.
"Nobuya Kawasaki akan dinominasikan untuk menjadi Direktur Utama Danamon agar mendapatkan persetujuan pemegang saham," ujar dia dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia dikutip, Jumat, 6 Maret 2026.
Mengutip keterangan perusahaan, Nobuya Kawasaki adalah Chief Executive for Asia Pacific, Managing Executive Officer, MUFG Bank, Ltd sejak April 2025 hingga sekarang.
Selain itu, ia juga menjabat sebagai Director Ascend Money (Juni 2024 - sekarang), Director Globe Fintech Innovations, Inc (2024 – sekarang) dan Director Silvrr Technology Co., Ltd (Desember 2022 – sekarang).
Berkarir selama lebih dari 20 tahun di MUFG Bank, Nobuya telah mengembangkan keahlian yang baik di bidang M&A dan investasi perbankan. Pernah menjabat sebagai Director Security Bank Corporation (April 2023 – Mei 2025), Executive Officer, Deputy Group Head of Global Commercial Banking Business Group, MUFG Bank, Ltd (April 2023 – April
2025), Executive Officer and Managing Director, Head of Global Commercial Banking Planning Division, MUFG Bank, Ltd (April 2021 – Maret 2023) yang bertanggung jawab untuk pengembangan, komunikasi, dan pelaksanakan inisiatif inorganik strategis.
Pergerakan Saham BDMN
Jika berbicara mengenai pergerakan harga saham, pada sesi I perdagangan hari ini, Jumat, Maret 2026 BDMN terkoreksi setelah melemah sebesar -0,75 persen ke level 2.650.
Sementara itu dalam sepekan terakhir, saham ini juga masih melemah sebanyak 6,69 persen, rentang pergerakan tercatat antara 2.600 sampai 2.800.
Dilihat dalam periode satu bulan, saham BDMN mulai mencatatkan kenaikan 0,76 persen dengan kisaran harga 2.570 hingga 2.910. Pergerakan dalam tiga bulan juga menunjukkan kenaikan 5,58 persen.
Dalam waktu enam bulan, BDMN menguat 4,33 persen dengan pergerakan harga antara 2.310 hingga 2.910. Sementara sejak awal tahun (year to date/YTD) saham ini masih mencatat kenaikan 7,29 persen.
Dalam periode satu tahun, kinerja BDMN masih mencatatkan penguatan 9,50 persen. Namun dalam horizon yang lebih panjang, pergerakan saham menunjukkan tekanan.
Selama tiga tahun, saham BDMN tercatat turun 7,02 persen. Penurunan juga terlihat dalam periode lima tahun sebesar 15,34 persen dengan rentang 2.030 hingga 3.880.
Dalam jangka 10 tahun, saham BDMN tercatat terkoreksi 30,26 persen. Pada periode tersebut, harga bergerak dalam kisaran 1.620 hingga 10.000. (*)