KABARBURSA.COM – Bank Mandiri menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa bumi berkekuatan 6,7 magnitudo di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.
Bantuan yang disalurkan Bank Mandiri melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) tersebut mencakup kebutuhan dasar seperti terpal, selimut, hingga makanan siap saji untuk mendukung kebutuhan warga selama masa tanggap darurat.
Area Head Bank Mandiri Area Palu, Andi Sibly mengatakan, distribusi bantuan dilakukan melalui koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat agar penyalurannya tepat sasaran.
“Kami bersama relawan Mandirian terus memperkuat sinergi dengan BPBD, otoritas dan pemerintah di Sulawesi Tengah, agar distribusi bantuan berlangsung cepat, aman, dan tepat sasaran. Dalam kondisi darurat seperti ini, koordinasi lintas instansi menjadi kunci utama,” ujar Sibly dalam keterangannya yang dikutip Jumat, 19 Juni 2026.
Menurutnya, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Bank Mandiri terhadap masyarakat yang terdampak bencana, sekaligus bagian dari upaya memperkuat ketahanan sosial melalui aksi kemanusiaan yang berkelanjutan.
“Kami dari Bank Mandiri dan seluruh manajemen menyampaikan rasa duka yang mendalam kepada masyarakat yang terdampak gempa bumi di Sulawesi Tengah, khususnya di Kabupaten Sigi,” sebut Sibly.
Perusahaan berkode saham BMRI ini turut memastikan seluruh layanan perbankan di Sulawesi Tengah tetap berjalan normal pascagempa.
Bank Mandiri terus memantau kondisi operasional untuk menjaga layanan kantor cabang, ATM, dan kanal elektronik tetap dapat diakses nasabah.
Sementara layanan digital Bank Mandiri termasuk Livin’ by Mandiri, Kopra by Mandiri, dan Livin’ Merchant dipastikan beroperasi optimal guna mendukung kebutuhan transaksi masyarakat di wilayah terdampak.
Sibly menambahkan, Bank Mandiri terus berkoordinasi dengan berbagai unit kerja dan pihak terkait untuk mengantisipasi perkembangan situasi di lapangan.
“Bank Mandiri terus berkoordinasi dengan unit kerja terkait di wilayah terdampak untuk mengantisipasi perkembangan situasi serta memastikan respons yang cepat, terukur, dan tepat. Kami berupaya menjaga layanan tetap andal agar kebutuhan transaksi nasabah dan masyarakat di Sulawesi Tengah tetap dapat terpenuhi dengan baik,” pungkasnya. (Info-bks/*)