KABARBURSA.COM – PT Red Planet Indonesia Tbk (PSKT) resmi menunjuk Eka Sastra sebagai Direktur Utama Perseroan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Jumat, 19 Juni 2026 di Cityloog Hotel Tebet, Jakarta.
Pergantian manajemen tersebut menjadi salah satu keputusan penting yang diambil pemegang saham untuk memperkuat arah bisnis perusahaan di tengah upaya mempercepat pertumbuhan sektor perhotelan nasional.
Dalam rapat itu, pemegang saham menyetujui perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan untuk periode kepengurusan berikutnya. Selain menyetujui laporan tahunan dan laporan keuangan tahun buku 2025, RUPST juga menetapkan Kantor Akuntan Publik yang akan mengaudit laporan keuangan Perseroan untuk tahun buku 2026.
Eka Sastra memiliki rekam jejak panjang di sektor pemerintahan, investasi, dan korporasi. Ia merupakan lulusan Sarjana Ekonomi Universitas Hasanuddin, Master Pembangunan Sosial Universitas Indonesia, serta Doktor Bisnis Institut Pertanian Bogor (IPB).
Sebelum bergabung dengan PSKT, Eka pernah menjabat sebagai Anggota DPR RI Komisi VI periode 2014–2019. Ia juga tercatat pernah menjadi Komisaris Utama PT Pupuk Kalimantan Timur dan Staf Khusus Kementerian Investasi/BKPM.
Dalam rapat, Perseroan menyampaikan bahwa perubahan manajemen dilakukan untuk memperkuat tata kelola perusahaan sekaligus mendukung strategi bisnis jangka panjang.
"Perubahan manajemen Perseroan dilakukan untuk mendukung pengembangan usaha dan peningkatan kinerja perusahaan ke depan," demikian disampaikan dalam rapat pemegang saham.
Selain menunjuk Eka Sastra sebagai Direktur Utama, Perseroan juga mengangkat Shinta Trisna Sutrisno dan Wirawan sebagai anggota Direksi. Shinta memiliki pengalaman panjang di bidang hukum korporasi dan tata kelola perusahaan. Ia merupakan lulusan Sarjana Hukum Universitas Indonesia.
Sementara, jabatan sebelumnya VP Corporate Legal & Corporate Secretary PT Net Visi Media Tbk, Legal Advisor Hyundai Motor Asia Pacific HQ, Senior Corporate Legal & Corporate Secretary. PT Urban Jakarta Propertindo Tbk. Serta Compliance Department Head PT Central Finansial X.
Direksi lain yang ditunjuk adalah Dwi Wirawan dikenal sebagai pelaku industri perhotelan dengan pengalaman mengelola berbagai properti hotel dan resort di Indonesia. Ia lulusan MBA University of Central Oklahoma. S1 Manajemen UNIKA Parahyangan.
Managing Director The Cangkringan Jogja & The Jimbaran Bali (10 years). Direktur Utama PT Java Paradise Island (2014–present). Komisaris Utama PT Sanurhasta Mitra Tbk (2024–2025).
Di jajaran Dewan Komisaris, pemegang saham menyetujui pengangkatan Albertus Indra Sasmita sebagai Komisaris Utama dan Independen. Profil Albertus merupakan S1 Sarjana Ekonomi Universitas Trisakti.
Beliau juga merupakan CFO/COO PT Adiwisesa Mandiri BPI. CFO PT Trimegah Sekuritas Tbk. CFO Sinarmas Mining. Director Northstar Group. CEO Office GoTo Group. Djarum. Inti Salim Corpora.
Kemudian di jajaran komisaris yakni Andre Rasjid Prabu Mangkuningrat, dengan latar belakang lulusan MBA Pepperdine Graziadio, BSc Business Administration Pepperdine University, Managing Director PT Cakrabuana Ventura Indonesia, Junior Consultant PT Roland Berger Indonesia, Direktur Utama PT Rasuna Mitra Indika dan Komisaris PT Kredivo Finance Indonesia.
Ada juga, Praba Diwangkara Caraka Putra Soma dikenal memiliki latar belakang lulusan BSc Law & International Development Studies, SOAS University of London. Serta pernah menjadi Head of Transformation & Corporate Strategy PT Rukun Raharja Tbk. Strategic Transformation Project with Boston Consulting Group.
Komisaris terakhir, Cindy Budijono, merupakan lulusan sarjana hukum Universitas Atmajaya, dengan latar belakang Senior Associate Kartini Muljadi & Rekan, Head of Legal Department PT Rukun Raharja Tbk (2011–2022), Komisaris PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (2023–2025) dan Direktur (2025–sekarang). Ia juga sempat menjadi Komisaris PT Tirta Orissa Yasa.
Keputusan perubahan susunan pengurus dinilai menjadi langkah strategis bagi PSKT yang saat ini tengah melanjutkan transformasi bisnis setelah melakukan rebranding jaringan hotelnya menjadi Hotel Monoloog pada 2023.
Tentang Red Planet Indonesia
Sebagai informasi, Red Planet Indonesia merupakan salah satu operator hotel ekonomis yang telah lama beroperasi di Indonesia. Perseroan tercatat di Bursa Efek Indonesia sejak 1995 dengan kode saham PSKT.
Saat ini perusahaan mengoperasikan tujuh hotel yang tersebar di Jakarta, Bekasi, Makassar, Palembang, Pekanbaru, Solo, dan Surabaya dengan total 1.051 kamar. Hotel pertama Perseroan, yang berlokasi di Pasar Baru, Jakarta, mulai beroperasi pada 2012 dan menjadi fondasi ekspansi bisnis perusahaan di segmen hotel ekonomis.
Dalam agenda lainnya, pemegang saham juga memberikan kewenangan kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan besaran remunerasi Direksi dan Komisaris untuk tahun buku 2026 sesuai ketentuan yang berlaku.
Dengan masuknya jajaran manajemen baru, pasar kini menantikan arah strategi yang akan ditempuh PSKT dalam meningkatkan tingkat okupansi hotel, memperkuat profitabilitas, serta memanfaatkan peluang pertumbuhan industri pariwisata dan perjalanan domestik yang terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir.
Kehadiran Eka Sastra sebagai Direktur Utama diharapkan menjadi babak baru bagi PSKT untuk mempercepat transformasi bisnis sekaligus meningkatkan nilai tambah bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan perusahaan.
Peta kepemilikan saham emiten perhotelan ini menunjukkan struktur yang didominasi oleh pemegang saham pengendali, dengan tingkat free float sesuai aturan terbaru.
Berdasarkan data per Jumat, 19 Juni 2026, PT Basis Utama Prima tercatat sebagai pemegang saham pengendali dengan porsi kepemilikan sebesar 4,22 miliar saham atau 40,77. Diikuti oleh Moh. A.R.P. Mangkuningrat dengan kepemilikan 2,33 miliar saham atau 22,46 persen.
Sementara itu, porsi saham masyarakat (non-warkat) tercatat sebesar 2,05 miliar saham atau 19,0 persen sesuai Bursa Efek Indonesai (BEI).
Di lantai bursa, saham PSKT menunjukkan volatilitas yang cukup tinggi. Pada perdagangan 18 Juni 2026, saham PSKT ditutup pada level Rp193, mencatatkan penurunan sebesar 1,53 persen dari hari sebelumnya.
Dalam periode 8 hingga 17 Juni 2026, saham sempat menyentuh level harga tertinggi di Rp206 pada 15 Juni 2026 dan level terendah di Rp141 pada 9 Juni 2026.
Aktivitas perdagangan saham PSKT dalam periode 8 hingga 17 Juni 2026 menunjukkan dinamika broker yang cukup aktif.
Berdasarkan data distribusi broker, aksi beli signifikan dicatatkan oleh Stockbit Sekuritas Digital (XL) dengan nilai Rp12,74 miliar, Mandiri Sekuritas (CC) sebesar Rp2,78 miliar, dan UBS Sekuritas Indonesia (AK) sebesar Rp1,57 miliar.
Di sisi lain, tekanan jual pada periode yang sama terlihat dominan dari XL sebesar Rp4,34 miliar, CC sebesar Rp2,78 miliar, dan AK sebesar Rp1,57 miliar.
Pada hari pengumuman direksi baru 19 Juni 2026, pergerakan saham PSKT tidak terlalu signifikan. PSKT awal perdagangan dibuka di level 202, pada pukul 09.11 WIB sahamnya turun ke 194. Namun, masuk ke 09.45 WIB ia mengalami kenaikan kembali. Sejauh ini dalam data mingguan, PSKT mengalami kenaikan 4,76 persen atau 9 poin.(*)
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.