Logo
>

IHSG Dibuka Menguat ke Level 9.165, Investor Domestik Dominan

Hingga sesi pagi, total volume perdagangan di seluruh pasar mencapai 12,18 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp639,50 miliar dan frekuensi 77,17 ribu kali.

Ditulis oleh Desty Luthfiani
IHSG Dibuka Menguat ke Level 9.165, Investor Domestik Dominan
Aktivitas di papan pantau Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto: dok KabarBursa.com

Poin Penting :

    KABARBURSA.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Selasa, 20 Januari 2026. Di awal sesi, indeks naik 31,62 poin atau 0,35 persen ke level 9.165,50.

    Data menunjukkan aktivitas transaksi relatif aktif. Hingga sesi pagi, total volume perdagangan di seluruh pasar mencapai 12,18 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp639,50 miliar dan frekuensi 77,17 ribu kali.

    Di pasar reguler, volume tercatat 12,16 miliar saham dengan nilai transaksi Rp639,23 miliar dan frekuensi 77,13 ribu kali. Pergerakan ini menandakan minat investor domestik masih cukup kuat meski tekanan jual asing belum sepenuhnya mereda.

    Dari sisi arus dana, investor asing kembali mencatatkan net sell. Di seluruh pasar, net foreign sell mencapai Rp710,51 miliar. Khusus pasar reguler, asing mencatatkan jual bersih Rp542,75 miliar, sementara di pasar tunai dan negosiasi tercatat net sell Rp167,76 miliar.

    Total nilai beli asing mencapai Rp15,07 triliun, sedangkan nilai jual asing sebesar Rp15,78 triliun. Di sisi lain, investor domestik membukukan nilai beli Rp20,85 triliun dan nilai jual Rp20,14 triliun. Komposisi transaksi menunjukkan peran investor domestik masih dominan dengan porsi 57,05 persen, sementara investor asing berkontribusi 42,95 persen.

    Pergerakan saham individual menunjukkan dinamika yang cukup kontras. Sejumlah saham berkapitalisasi kecil hingga menengah mencatatkan penguatan signifikan.

    PT Bersama Zatta Jaya Tbk atau ZATA melonjak 21,10 persen ke harga 132. PT Ever Shine Tex Tbk atau ESTI naik 20,31 persen ke level 308. PT Harapan Duta Pertiwi Tbk atau HOPE menguat 17,48 persen ke 336, sementara PT Data Sinergitama Jaya Tbk atau ELIT naik 16,33 persen ke 342. Saham PT Argo Pantes Tbk atau ARGO juga menguat 12,21 persen ke harga 1.700, mencerminkan minat spekulatif yang masih kuat di saham-saham tertentu.

    Sebaliknya, tekanan jual terjadi pada sejumlah saham yang sebelumnya telah mencatatkan kenaikan. PT Surya Permata Andalan Tbk atau NATO turun 10,48 persen ke 555. PT Inocycle Technology Group Tbk atau INOV melemah 7,32 persen ke 228.

    PT Indospring Tbk atau INDS terkoreksi 6,67 persen ke 560. Saham PT Mustika Ratu Tbk atau MRAT turun 6,53 persen ke 472, sementara PT Total Bangun Persada Tbk atau TOTL melemah 6,17 persen ke level 1.065.

    Dari sisi sektoral, pergerakan indeks sektor berlangsung bervariasi. Sektor teknologi mencatatkan penguatan tertinggi dengan kenaikan 1,16 persen, diikuti sektor properti yang naik 0,99 persen.

    Sektor keuangan menguat 0,45 persen, sektor transportasi naik 0,35 persen, serta sektor energi yang bertambah 0,69 persen. Di sisi lain, sektor infrastruktur terkoreksi 0,40 persen dan sektor siklikal melemah 0,43 persen, mencerminkan rotasi sektoral yang masih berlangsung di tengah pasar.

    Analis MNC Sekuritas dalam laporan MNCS Daily Scope Wave 20 Januari 2026 menilai IHSG masih berada dalam fase penguatan. IHSG sebelumnya ditutup menguat 0,64 persen ke level 9.133 dan masih didominasi oleh volume beli meskipun mulai menurun.

    Secara teknikal, IHSG diperkirakan masih berada pada bagian dari wave (v) dari wave [iii], dengan area penguatan di kisaran 9.123 hingga 9.151. Adapun level support berada di 9.008 dan 8.956, sementara resistance terdekat berada di 9.192 dan 9.152. (*)
     

    Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

    Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

    Gabung Sekarang

    Jurnalis

    Desty Luthfiani

    Desty Luthfiani seorang jurnalis muda yang bergabung dengan KabarBursa.com sejak Desember 2024 lalu. Perempuan yang akrab dengan sapaan Desty ini sudah berkecimpung di dunia jurnalistik cukup lama. Dimulai sejak mengenyam pendidikan di salah satu Universitas negeri di Surakarta dengan fokus komunikasi jurnalistik. Perempuan asal Jawa Tengah dulu juga aktif dalam kegiatan organisasi teater kampus, radio kampus dan pers mahasiswa jurusan. Selain itu dia juga sempat mendirikan komunitas peduli budaya dengan konten-konten kebudayaan bernama "Mata Budaya". 

    Karir jurnalisnya dimulai saat Desty menjalani magang pendidikan di Times Indonesia biro Yogyakarta pada 2019-2020. Kemudian dilanjutkan magang pendidikan lagi di media lokal Solopos pada 2020. Dilanjutkan bekerja di beberapa media maenstream yang terverifikasi dewan pers.

    Ia pernah ditempatkan di desk hukum kriminal, ekonomi dan nasional politik. Sekarang fokus penulisan di KabarBursa.com mengulas informasi seputar ekonomi dan pasar modal.

    Motivasi yang diilhami Desty yakni "do anything what i want artinya melakukan segala sesuatu yang disuka. Melakukan segala sesuatu semaksimal mungkin, berpegang teguh pada kebenaran dan menjadi bermanfaat untuk Republik".