Logo
>

MARK Tebar Dividen Rp50 per Saham, Bidik Laba Rp340 Miliar pada 2026

Keputusan tersebut memperkuat posisi emiten produsen cetakan sarung tangan medis dan industri itu sebagai salah satu saham dengan potensi dividend yield tinggi

Ditulis oleh Desty Luthfiani
MARK Tebar Dividen Rp50 per Saham, Bidik Laba Rp340 Miliar pada 2026
MARK Tebar Dividen Rp50 per Saham, Bidik Laba Rp340 Miliar pada 2026

KABARBURSA.COM – PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) menetapkan pembagian dividen tunai sebesar Rp50 per saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2025. Keputusan tersebut memperkuat posisi emiten produsen cetakan sarung tangan medis dan industri itu sebagai salah satu saham dengan potensi dividend yield tinggi di Bursa Efek Indonesia.

Dengan memperhitungkan pembagian dividen interim sebelumnya, total dividend yield MARK berpotensi mencapai sekitar 11 persen. Angka tersebut dinilai menarik bagi investor yang berorientasi pada imbal hasil di tengah kondisi pasar yang masih fluktuatif.

RUPST dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan digelar di Tanjung Morawa, Sumatera Utara, pada Mei 2026. Dalam rapat tersebut, seluruh agenda yang diajukan Direksi dan Dewan Komisaris memperoleh persetujuan dari pemegang saham.

Pemegang saham menyetujui dan mengesahkan laporan tahunan Perseroan tahun buku 2025, termasuk laporan kegiatan Perseroan, laporan pengawasan Dewan Komisaris, dan laporan keuangan Perseroan.

Selain itu, rapat juga memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya atau acquit et de charge kepada Direksi dan Dewan Komisaris atas tindakan pengurusan dan pengawasan selama tahun buku 2025.

Direktur Utama PT Mark Dynamics Indonesia Tbk, Ridwan Goh, mengatakan Perseroan tetap menjaga komitmen dalam membagikan dividen dengan payout ratio tinggi seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Perseroan secara konsisten menjaga kebijakan dividend payout ratio di atas 90 persen sebagai bentuk komitmen kami dalam memberikan nilai tambah kepada pemegang saham. Di saat yang sama, kondisi keuangan Perseroan tetap sehat sehingga kami masih memiliki ruang yang memadai untuk mendukung ekspansi dan pertumbuhan usaha ke depan,” ujar Ridwan Goh dalam keterangan resminya dikutip Senin, 11 Mei 2026.

MARK juga memasang target pertumbuhan laba bersih yang agresif pada tahun ini. Perseroan membidik laba bersih sebesar Rp340 miliar pada 2026 atau tumbuh sekitar 20 persen dibandingkan realisasi tahun sebelumnya.

Menurut Ridwan, target tersebut didukung oleh fundamental bisnis yang kuat, terutama dominasi pasar ekspor, efisiensi operasional, dan dampak positif penguatan dolar Amerika Serikat terhadap kinerja Perseroan.

“Lebih dari 80 persen penjualan Perseroan berasal dari pasar ekspor dengan denominasi dolar AS. Struktur bisnis ini memberikan natural hedge terhadap fluktuasi nilai tukar, sehingga di tengah penguatan dolar AS, Perseroan justru memperoleh dampak positif terhadap pendapatan dan profitabilitas,” jelas Ridwan.

Ia menambahkan, Perseroan akan terus fokus menjaga efisiensi operasional dan memperkuat daya saing global guna mempertahankan pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.

“Kami melihat permintaan pasar ekspor masih cukup solid. Dengan struktur biaya yang semakin efisien, posisi kas yang sehat, serta kapasitas produksi yang terus dioptimalkan, kami optimistis target pertumbuhan tahun 2026 dapat tercapai,” tambahnya.

Selain menyetujui penggunaan laba bersih dan pembagian dividen, RUPST juga menetapkan penunjukan akuntan publik untuk audit laporan keuangan tahun buku 2026 serta penetapan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris.

Sementara itu, dalam RUPSLB, pemegang saham menyetujui rencana Perseroan untuk menjaminkan aset dengan nilai lebih dari 50 persen dari kekayaan bersih guna memperoleh fasilitas pembiayaan dari perbankan maupun lembaga keuangan lainnya.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi MARK untuk memperkuat struktur permodalan sekaligus mendukung ekspansi usaha secara berkelanjutan.

Ridwan menilai hasil RUPS kali ini mencerminkan tingginya kepercayaan pemegang saham terhadap arah strategis Perseroan ke depan.

“Dengan struktur keuangan yang sehat, eksposur pasar global yang kuat, serta disiplin operasional yang konsisten, MARK berada dalam posisi yang solid untuk melanjutkan pertumbuhan kinerja sekaligus menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham,” tuturnya.

PT Mark Dynamics Indonesia Tbk merupakan produsen global cetakan porselen untuk sarung tangan medis dan industri. Perseroan yang berbasis di Sumatera Utara tersebut juga mengembangkan produk sanitasi berbasis keramik dengan fokus utama pada pasar ekspor dan diversifikasi usaha berbasis inovasi manufaktur berkelanjutan.

Menilik data perdagangannya, saat ini harga saham MARK berada di kisaran 850 per lembarnya. Sementara untuk jadwal pembagian dividen belum ditetapkan secara resmi untuk tanggal pencatatan dan lainnya.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Desty Luthfiani

Desty Luthfiani seorang jurnalis muda yang bergabung dengan KabarBursa.com sejak Desember 2024 lalu. Perempuan yang akrab dengan sapaan Desty ini sudah berkecimpung di dunia jurnalistik cukup lama. Dimulai sejak mengenyam pendidikan di salah satu Universitas negeri di Surakarta dengan fokus komunikasi jurnalistik. Perempuan asal Jawa Tengah dulu juga aktif dalam kegiatan organisasi teater kampus, radio kampus dan pers mahasiswa jurusan. Selain itu dia juga sempat mendirikan komunitas peduli budaya dengan konten-konten kebudayaan bernama "Mata Budaya". 

Karir jurnalisnya dimulai saat Desty menjalani magang pendidikan di Times Indonesia biro Yogyakarta pada 2019-2020. Kemudian dilanjutkan magang pendidikan lagi di media lokal Solopos pada 2020. Dilanjutkan bekerja di beberapa media maenstream yang terverifikasi dewan pers.

Ia pernah ditempatkan di desk hukum kriminal, ekonomi dan nasional politik. Sekarang fokus penulisan di KabarBursa.com mengulas informasi seputar ekonomi dan pasar modal.

Motivasi yang diilhami Desty yakni "do anything what i want artinya melakukan segala sesuatu yang disuka. Melakukan segala sesuatu semaksimal mungkin, berpegang teguh pada kebenaran dan menjadi bermanfaat untuk Republik".