KABARBURSA.COM - PT Tripar Multivision Plus Tbk (RAAM) dan PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX) resmi berkolaborasi dalam produksi film serta memperkuat ekosistem industri konten kreatif di Indonesia.
Kedua pihak mengonfirmasi penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara RAAM dan IRSX untuk melakukan investasi bersama pada lebih dari empat judul film layar lebar yang direncanakan untuk dirilis melalui jaringan bioskop serta platform digital.
Komisaris Utama RAAM, Ram Punjabi mengatakan kolaborasi ini mempercepat strategi perusahaan dalam memperluas portofolio konten dengan tetap menjaga disiplin komersial.
"Kami menghadirkan pengalaman puluhan tahun dalam produksi film, sementara Folago berkontribusi melalui inovasi dalam pembiayaan dan keterlibatan audiens. Bersama-sama, kami membangun pipeline film yang lebih kuat dan berkelanjutan,” ujar dia dalam keterbukaan informasi, Jumat, 23 Januari 2026.
Ram Punjabi menuturkan bahwa kolaborasi antara RAAM dan IRSX berpotensi berkembang dari waktu ke waktu, seiring dengan evaluasi dan keselarasan strategis kedua belah pihak.
RAAM dan IRSX akan terus menjajaki peluang kerja sama di sepanjang rantai nilai industri hiburan, termasuk pada aspek distribusi konten, keterlibatan audiens, serta jaringan bioskop.
“Saya memilih bekerja sama dengan Subioto (Direktur Utama IRSX) karena saya melihat passion yang besar dalam dirinya terhadap industri hiburan. Ia juga seorang perfeksionis seperti saya, yang selalu menuntut standar tertinggi dalam setiap hal yang dikerjakannya. Kolaborasi ini memungkinkan kami untuk terus melakukan yang terbaik yaitu menghadirkan cerita-cerita berkualitas dan berinovasi sembari berbagi risiko secara bersama-sama,” ujar Ram Punjabi.
Disebutkan, kolaborasi ini juga mendukung strategi alokasi modal RAAM dengan memberikan ruang bagi Perseroan untuk mengalokasikan lebih banyak sumber daya internal guna memperluas jaringan bioskop Platinum Cineplex.
Dengan adanya pendanaan eksternal melalui skema co-investment yang memperkuat pipeline produksi film, RAAM dinilai memiliki fleksibilitas yang lebih besar untuk mengembangkan layar bioskop baru, khususnya di kota-kota tier dua dan tier tiga yang masih memiliki tingkat penetrasi layar bioskop yang relatif rendah.
Sementara itu Vikas Chand Sharma, Direktur Keuangan RAAM menyebut dari perspektif investor, inisiatif ini memperkuat visibilitas pertumbuhan RAAM.
"Kami secara aktif mengalokasikan modal pada proyek-proyek dengan potensi imbal hasil yang jelas, sembari memanfaatkan kemitraan strategis untuk mengelola risiko dan meningkatkan kualitas eksekusi,” katanya. (*)