KABARBURSA.COM - Kiprah positif PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI dalam industri perbankan nasional tidak terlepas dari sosok Hery Gunardi.
Pria kelahiran 26 Juni 1962 asal Bengkulu tersebut, merupakan Direktur Utama BRI yang diangkat melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) BRI 2025 pada 24 Maret silam.
Sebagai bankir senior, Hery Gunardi memiliki latar pendidikan yang sejalan dengan bidangnya. Ia meraih gelar Doktor Manajemen Bisnis dari Universitas Padjadjaran pada 2021.
Sebelumnya, Hery juga mendapatkan gelar Master of Business Administration (MBA) Finance & Accounting dari University of Oregon, Amerika Serikat pada 1991. Pendidikan tersebut dienyam setelah ia mendapatkan gelar Sarjana Adminsitrasi Bisnis dari Universitas 17 Agustus 1945, Jakarta pada 1987.
Pendidikan yang diselesaikan Hery, menjadi modal dalam mengembangkan bisnis BRI di industri perbankan Tanah Air.
Sebelum memimpin BRI, Hery Gunardi sukses menahkodai PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) sebagai Direktur Utama BSI sejak 2021 hingga 2025.
Ia menjadi figur kunci di balik integrasi tiga bank BUMN yang terdiri dari Bank BRI Syariah, Bank Mandiri Syariah, dan Bank BNI Syariah untuk melahirkan BSI sebagai bank syariah terbesar di Indonesia.
Kariernya juga ditempa di Bank Mandiri, termasuk sebagai Deputy CEO serta sempat menjabat Direktur Utama Bank Mandiri Syariah.
Diketahui, karier Hery dalam dunia perbankan dimulai sebagai tim Pengembangan Produk & Promosi pada bagian Research dan Pengembangan di Bank Bapindo.
Kombinasi pengalaman tersebut membentuk karakter kepemimpinannya yang kuat dalam transformasi, efisiensi, dan ekspansi bisnis.
Sejak memimpin BRI, Hery langsung menghadapi tantangan besar, mulai dari digitalisasi, kompetisi fintech, hingga penguatan bisnis UMKM.
Namun dalam waktu singkat, sejumlah capaian berhasil diraih.
Salah satu pencapaian paling menonjol adalah keberhasilan BRI meraih penghargaan Bank of The Year 2025 di Indonesia dari media keuangan global The Banker.
Pengakuan ini menjadikan BRI sejajar dengan bank-bank kelas dunia. Hal ini menjadi bukti dari transformasi yang dijalankan perusahaan berkode saham BBRI tersebut.
Penghargaan tersebut tidak terlepas dari strategi transformasi melalui program BRIVolution Reignite, yang fokus pada penguatan dana murah (CASA), peningkatan kualitas kredit, serta akselerasi digitalisasi layanan.
Capaian tersebut juga berkat inovasi BRI dalam pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam operasional hingga pengembangan fitur digital banking.
Di sisi lain, BRI juga menunjukkan komitmen kuat terhadap pembiayaan berkelanjutan. Salah satunya melalui penerbitan obligasi sosial (social bond) senilai Rp5 triliun pada 2025 yang digunakan untuk mendukung sektor UMKM, infrastruktur dasar, hingga penciptaan lapangan kerja.
“Sejak awal berdiri hingga di usianya yang kini menginjak 130 tahun, BRI memang didesain untuk melayani segmen mikro dan UMKM. Komitmen tersebut tetap menjadi fondasi utama BRI," ujar Hery dalam keterangannya belum lama ini.
Per April tahun ini, BRI juga berhasil meraih tiga penghargaan Dealer Utama Kinerja Terbaik 2025 dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia pada 1 April lalu.
Tiga penghargaan tersebut mencakup Dealer Utama Surat Utang Negara (SUN) dengan Kinerja Terbaik 2025, Dealer Utama Surat Utang Negara dengan Kinerja Terbaik di Pasar Perdana 2025, serta Dealer Utama Surat Utang Negara dengan Kinerja Terbaik di Pasar Sekunder 2025.
BRI juga mampu menorehkan prestasi internasional dengan masuk dalam daftar Global 500 2026 yang dirilis Brand Finance. BRI menempati posisi ke-369 dunia sekaligus menjadi merek dengan nilai tertinggi di Indonesia.
Selain itu, di bawah kepemimpinan Hery, BRI juga terus memperkuat peran sebagai penggerak ekonomi rakyat melalui ekspansi pembiayaan mikro dan inklusi keuangan.
Secara personal, Hery Gunardi juga meraih sejumlah penghargaan bergengsi. Ia dinobatkan sebagai The Resilient Retail Banking Champion dalam ajang Top CEO Indonesia Awards 2025.
Penghargaan ini diberikan atas kinerjanya dalam menjaga ketahanan bisnis serta mampu mendorong transformasi sektor perbankan, khususnya di segmen mikro.
Selain itu, pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) ini, pernah meraih predikat CEO of The Year 2025 dalam ajang Infobank Top 100 CEO. Prestasi individu tersebut semakin menegaskan pengakuan industri terhadap kemampuannya.
Di bawah arahan Hery, BRI tidak hanya mengejar pertumbuhan bisnis, tetapi juga memperkuat identitas sebagai bank yang dekat dengan masyarakat.
Transformasi yang dijalankan tidak meninggalkan akar bisnis, melainkan memperkuat peran BRI dalam memberdayakan UMKM dan mendorong ekonomi inklusif.
Langkah-langkah strategis yang diambil sepanjang 2025 menjadi sinyal kuat bahwa BRI tengah beradaptasi menuju bank modern berbasis teknologi.(*)
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.