KABARBURSA.COM – PT Trimegah Karya Pratama Tbk (UVCR) mengalokasikan dana untuk program employee stock ownership program (ESOP) dan management stock ownership program (MSOP) sebesar Rp1,5 miliar.
Jumlah ini lebih besar dibandingkan dividen tunai yang dibagikan kepada pemegang saham sebesar Rp1 miliar. Keputusan tersebut ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025.
Berdasarkan keterbukaan informasi perseroan, laba bersih UVCR tahun buku 2025 sebesar Rp5,47 miliar digunakan untuk tiga pos utama, yakni dividen tunai Rp1 miliar atau Rp0,5 per saham, program ESOP dan MSOP Rp1,5 miliar, serta laba ditahan sebesar Rp2,97 miliar.
Direktur Utama PT Trimegah Karya Pratama Tbk, Hady Kuswanto, menyampaikan pembagian dividen tersebut telah sesuai hasil RUPST pada 21 Mei 2026.
“Perseroan menyampaikan rencana pembagian Dividen Tunai untuk periode tahun buku 2025 sesuai dengan hasil RUPS Tahunan tanggal 21 Mei 2026,” tulis manajemen, dikutip dari keterbukaan informasi publik, Senin, 25 Mei 2026.
Disebutkan, alokasi program ESOP dan MSOP menjadi bagian dari penggunaan laba bersih perseroan tahun buku 2025.
Selain itu, perseroan menetapkan cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 3 Juni 2026, ex dividen pada 4 Juni 2026, recording date pada 5 Juni 2026, dan pembayaran dividen dilakukan pada 24 Juni 2026.
Kinerja Saham UVCR
Saham UVCR ditutup menguat 2,63 persen ke level 234 pada perdagangan Senin, 25 Mei 2026. Volume transaksi tercatat mencapai 48,16 juta saham dengan nilai transaksi sekitar Rp11,3 miliar.
Dalam satu bulan terakhir, saham UVCR naik 29,28 persen. Secara year to date (YTD), saham perseroan menguat 57,05 persen, sedangkan dalam satu tahun melonjak 196,20 persen berdasarkan data Stockbit.
Dari sisi fundamental, UVCR membukukan pendapatan trailing twelve months (TTM) sebesar Rp1,08 triliun dengan laba bersih TTM mencapai Rp11 miliar. Sementara itu, pertumbuhan laba bersih kuartalan tercatat naik 475,11 persen secara tahunan.
Perseroan juga mencatat kas sebesar Rp50 miliar dan total ekuitas Rp108 miliar pada kuartal berjalan.(*)