KABARBURSA.COM - PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) resmi mengumumkan besaran dividen untuk tahun buku 2025. Emiten jamu dan farmasi herbal tersebut menetapkan dividen tunai senilai Rp1,09 triliun yang akan disalurkan kepada para pemegang saham.
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar kemarin, perseroan menyepakati rasio pembagian dividen sebesar 88,6 persen dari laba bersih tahun berjalan yang tercatat mencapai Rp1,23 triliun. Angka ini menegaskan konsistensi SIDO dalam menjaga imbal hasil bagi investor.
Secara keseluruhan, dividen yang dibagikan setara Rp37 per saham. Sebelumnya, perseroan telah menyalurkan dividen interim senilai Rp647,8 miliar atau Rp22 per saham pada 20 November 2025. Kini, sisa pembagian ditetapkan sebesar Rp15 per saham atau total Rp441 miliar yang akan disalurkan sebagai dividen tunai lanjutan.
Manajemen Sido Muncul menegaskan bahwa pembagian ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan terhadap pemegang saham, seiring kinerja yang tetap solid sepanjang tahun berjalan.
Dalam catatan IDX Channel, total dividen tahun buku 2025 sedikit lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp39 per saham. Pada periode tersebut, Sido Muncul membagikan seluruh laba bersihnya sebagai dividen senilai Rp1,17 triliun, mencerminkan kebijakan payout yang lebih agresif saat itu.
Sepanjang tahun lalu, perseroan mencatat penjualan sebesar Rp4,08 triliun, tumbuh sekitar 4 persen secara tahunan. Capaian ini diraih di tengah kondisi konsumsi domestik yang cenderung selektif, fluktuasi nilai tukar, serta dinamika harga bahan baku yang tidak stabil. Namun demikian, SIDO tetap mampu menjaga profitabilitas dengan margin operasi 38 persen dan margin bersih 30 persen.
Dari sisi ekspor, kinerja menunjukkan akselerasi yang cukup impresif. Penjualan luar negeri tumbuh 31 persen, dengan kontribusi mencapai 9 persen dari total pendapatan. Pasar utama meliputi Malaysia, Nigeria, dan Filipina, yang menjadi motor ekspansi herbal Indonesia di kancah global.
Pertumbuhan tersebut menandai meningkatnya relevansi produk herbal di negara berkembang, yang memiliki pola kebutuhan kesehatan serupa dengan Indonesia.
Memasuki tahun 2026, Sido Muncul melihat prospek usaha tetap konstruktif. Stabilitas daya beli domestik, meningkatnya kesadaran kesehatan, serta peluang ekspansi internasional menjadi katalis utama pertumbuhan ke depan.
Adapun jadwal pembagian dividen yang telah diumumkan perseroan adalah sebagai berikut:
Cum Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi: 17 April 2026
Ex Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi: 20 April 2026
Cum Dividen di Pasar Tunai: 21 April 2026
Ex Dividen di Pasar Tunai: 22 April 2026
Pembayaran Dividen: 7 Mei 2026 (*)