KABARBURSA.COM - Malaysia mulai menempati posisi baru dalam peta industri otomotif ASEAN. Saat ini, negara berjuluk Negeri Jiran ini bukan lagi sekadar pusat penjualan, tapi sudah menjadi basis produksi kendaraan elektrifikasi premium.
Melansir CarNewsChina, peluncuran Wey G9 Hi4 PHEV oleh Great Wall Motor (GWM) menandai pergeseran tersebut. Model ini menjadi MPV plug-in hybrid mewah rakitan lokal pertama di Malaysia.
Wey G9 Hi4 PHEV resmi dipasarkan di Malaysia pada 29 Januari dengan harga 269.800 ringgit Malaysia (sekitar USD 68.700). Model ini sebelumnya telah diperkenalkan di Thailand pada November 2025.
Perakitan lokal Wey G9 Hi4 PHEV menegaskan komitmen GWM untuk menjadikan Malaysia sebagai pusat manufaktur strategis sekaligus basis ekspor regional ke pasar ASEAN.
Peluncuran ini menunjukkan bahwa aktivitas manufaktur otomotif di Malaysia mulai bergerak melampaui segmen kendaraan mass market.
Wey G9 Hi4 PHEV diposisikan sebagai produk premium berteknologi tinggi, sejalan dengan strategi GWM dalam memperkuat portofolio kendaraan energi baru di kawasan Asia Tenggara.
Secara spesifikasi, Wey G9 Hi4 PHEV memiliki panjang 5.050 mm dan jarak sumbu roda 3.085 mm, dengan konfigurasi tiga baris kursi dan desain lantai rata. Kendaraan ini dibekali sistem hibrida plug-in Hi4 yang mengombinasikan mesin turbo dengan dua motor listrik, menghasilkan daya gabungan 442 hp dan torsi 642 Nm.
Jangkauan listrik murni diklaim hingga 170 kilometer, dengan jarak tempuh gabungan melebihi 1.000 kilometer.
GWM menyebut kehadiran Wey G9 Hi4 PHEV sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk memposisikan Malaysia tidak hanya sebagai lokasi perakitan, tetapi juga sebagai simpul produksi dan ekspor kendaraan elektrifikasi di ASEAN.
Langkah ini memperkuat peran Malaysia dalam rantai pasok regional, termasuk pengembangan tenaga kerja dan dukungan industri otomotif bernilai tambah lebih tinggi.
Ekspansi GWM di Asia Tenggara juga terlihat dari peluncuran model yang sama di Thailand, dengan harga 2,349 juta baht Thailand (sekitar USD 73.000).
Dengan perakitan lokal di Malaysia, GWM memperluas pijakan manufakturnya di kawasan, sekaligus memperkuat persaingan antarnegara ASEAN dalam menarik investasi otomotif di segmen premium dan kendaraan elektrifikasi.(*)