INFOGRAFIS Ancaman Rupiah Rp20.000 Disorot PEPS
KABARBURSA.COM - Tekanan terhadap nilai tukar rupiah dinilai kian meningkat di tengah ketidakpastian global, terutama akibat eskalasi konflik Timur Tengah yang berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi dunia dan memicu lonjakan harga energi. Managing Director Political Economy and Policy Studies (PEPS), Anthony Budiawan, menilai pelemahan rupiah hingga menembus Rp20.000 per dolar AS bukan lagi sekadar skenario ekstrem, melainkan risiko yang semakin nyata seiring rapuhnya fundamental ekonomi Indonesia. Ia menyoroti ketergantungan terhadap utang luar negeri dan arus modal asing yang membuat stabilitas rupiah rentan terhadap gejolak eksternal, sementara cadangan devisa dinilai tidak sepenuhnya mencerminkan kekuatan riil ekonomi. Berdasarkan pengalaman historis, rupiah telah beberapa kali mengalami tekanan tajam dalam satu dekade terakhir, dan dalam kondisi saat ini, pelemahan hingga kisaran Rp20.400 per dolar AS dinilai mungkin terjadi, terutama jika konflik global terus memanas dan mendorong pelarian modal ke aset safe haven.