INFOGRAFIS AS-Iran Memanas, Emas Justru Tertekan
KABARBURSA.COM - Harga emas melemah pada perdagangan Senin, 1 Juni 2026, setelah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran mendorong penguatan dolar AS serta lonjakan harga minyak yang memicu kekhawatiran inflasi dan memperkuat ekspektasi suku bunga tinggi bertahan lebih lama. Harga emas spot turun 0,8 persen menjadi USD4.498,89 per ons, sementara kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman Agustus merosot 1,4 persen ke USD4.528,90 per ons. Tekanan terhadap emas muncul setelah AS melancarkan serangan ke situs militer Iran pada akhir pekan dan dibalas oleh Garda Revolusi Iran yang mengaku menargetkan pangkalan AS. Kondisi tersebut membuat optimisme pasar terhadap tercapainya kesepakatan untuk meredakan ketegangan di Selat Hormuz memudar, sehingga harga minyak Brent melonjak lebih dari 3 persen. Menurut analis ActivTrades Ricardo Evangelista, kenaikan harga energi kembali memunculkan risiko inflasi dan memperkuat pandangan bahwa Federal Reserve akan mempertahankan kebijakan moneter ketat lebih lama, mengurangi daya tarik emas yang tidak memberikan imbal hasil. Pasar kini menantikan sejumlah data ekonomi penting AS dan pidato pejabat The Fed yang berpotensi memengaruhi ekspektasi suku bunga, pergerakan dolar AS, serta arah harga emas dalam jangka pendek.