INFOGRAFIS Minyak Tinggi, Era Baru Dimulai
KABARBURSA.COM - Harga minyak dunia diperkirakan tidak akan kembali ke level lama meski konflik Timur Tengah mereda, menandai fase baru pasar energi global dengan harga lebih tinggi dan penuh ketidakpastian. Chief Investment Officer Bleakley Financial Group, Peter Boockvar, menilai level harga minyak kini cenderung bertahan di sekitar USD80 per barel, bukan lagi USD65, didorong perubahan struktur pasar, ketegangan geopolitik, serta rapuhnya rantai pasok energi global. Ia menyoroti pergeseran strategi negara-negara yang mulai membangun cadangan komoditas strategis, mulai dari minyak hingga logam, yang menjaga permintaan tetap tinggi bahkan saat konflik mereda. Di sisi lain, ancaman terhadap jalur distribusi seperti Selat Hormuz membuat pasar energi berada dalam kondisi biner—stabil atau langsung terganggu—sehingga tekanan harga diperkirakan bertahan dalam jangka panjang dan berdampak luas ke berbagai kawasan.