Logo

INFOGRAFIS Semakin Mendidih, Harga Minyak Melonjak Hingga Tujuh Persen

Terbit pada 10 March 2026 Oleh: Redaksi KabarBursa.com
INFOGRAFIS Semakin Mendidih, Harga Minyak Melonjak Hingga Tujuh Persen

KABARBURSA.COM - Harga minyak dunia melonjak tajam pada perdagangan Senin, 9 Maret 2026, ditutup pada level tertinggi sejak 2022 setelah sempat meroket hingga 29 persen di tengah keputusan Arab Saudi dan sejumlah anggota OPEC memangkas pasokan di saat konflik Amerika Serikat dan Israel dengan Iran semakin meluas. Mengutip Reuters, harga minyak Brent naik USD6,27 atau 6,8 persen menjadi USD98,96 per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) menguat USD3,87 atau 4,3 persen ke USD94,77 per barel. Pada awal sesi, harga bahkan sempat melonjak lebih dari USD119 per barel—level intraday tertinggi sejak Juni 2022—seiring meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan global setelah Selat Hormuz, jalur yang dilalui sekitar seperlima perdagangan minyak dan gas dunia, praktis tertutup akibat konflik. Sejak serangan AS dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari 2026, harga Brent telah melonjak sekitar 65 persen dan WTI naik 78 persen. Di tengah situasi tersebut, pemerintah AS disebut sedang mempertimbangkan sejumlah opsi untuk menahan kenaikan harga, termasuk pelepasan cadangan minyak strategis bersama negara-negara G7. Namun analis UBS Giovanni Staunovo menilai langkah tersebut memiliki dampak terbatas dibandingkan potensi gangguan pasokan besar jika penutupan Selat Hormuz berlangsung lebih lama.