INFOGRAFIS Timur Tengah Memanas, Emas Malah Tertahan
KABARBURSA.COM - Harga emas dunia bergerak terbatas pada perdagangan Rabu pagi, 3 Juni 2026, di tengah meredanya ketegangan geopolitik Timur Tengah serta kuatnya dolar Amerika Serikat (AS) dan tingginya imbal hasil obligasi pemerintah AS. Berdasarkan perdagangan Asia, harga spot gold (XAU/USD) tercatat di level USD4.529,54 per troy ounce, sementara emas berjangka COMEX pengiriman Agustus 2026 diperdagangkan di USD4.536,20 per troy ounce. Pergerakan tersebut terjadi setelah aksi ambil untung pada sesi New York sebelumnya menekan harga emas, meski sempat rebound tipis di awal sesi Asia. Pelaku pasar kini lebih fokus pada prospek kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed), terutama menjelang rilis data ketenagakerjaan AS atau nonfarm payrolls (NFP) pekan ini. Tingginya yield Treasury AS dan indeks dolar yang bertahan kuat mengurangi daya tarik emas sebagai aset tanpa imbal hasil. Di sisi lain, perhatian investor juga tertuju pada negosiasi AS dan Iran serta pergerakan harga minyak dunia yang masih tinggi di tengah kekhawatiran stabilitas kawasan Timur Tengah. Secara teknikal, harga emas masih bertahan di atas area support penting, namun ruang penguatan dinilai terbatas selama dolar AS dan yield obligasi tetap tinggi.