Logo

INFOGRAFIS Wamenkeu Fundamental Ekonomi RI Masih Solid

Terbit pada 06 March 2026 Oleh: Redaksi KabarBursa.com
INFOGRAFIS Wamenkeu Fundamental Ekonomi RI Masih Solid

KABARBURSA.COM - Wakil Menteri Keuangan Juda Agung menegaskan fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat dan resilien di tengah meningkatnya ketidakpastian global akibat konflik geopolitik. Dalam Rapimnas Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia di Jakarta, 5 Maret, ia menyampaikan bahwa pengelolaan APBN dilakukan secara prudent dan fleksibel, dengan pertumbuhan ekonomi tetap terjaga, inflasi terkendali, serta defisit fiskal berada di bawah batas undang-undang. Pemerintah, kata dia, telah menyiapkan berbagai skenario untuk mengantisipasi dampak lonjakan harga minyak dunia hingga kisaran USD80–90 per barel tanpa mengganggu stabilitas fiskal, dengan defisit tetap dijaga di bawah 3 persen dari PDB. Juda memaparkan bahwa ekonomi Indonesia pada 2025 tumbuh sekitar 5,11 persen dengan defisit fiskal 2,92 persen dari PDB dan rasio utang sekitar 40 persen, masih jauh di bawah batas maksimal 60 persen. Ia menekankan bahwa stabilitas tersebut menjadi modal penting bagi Indonesia untuk mencapai target negara maju pada 2045, terutama dengan memanfaatkan bonus demografi hingga 2035–2040 dan mendorong pertumbuhan ekonomi lebih tinggi guna menghindari middle income trap. Pemerintah juga tengah merancang APBN 2026 dengan belanja negara sekitar Rp3.847 triliun dan penerimaan Rp3.153 triliun sehingga defisit dijaga sekitar 2,68 persen dari PDB, sementara pertumbuhan ekonomi pada awal 2026 diperkirakan dapat mencapai sekitar 5,5 persen didorong momentum Ramadan dan pencairan Tunjangan Hari Raya (THR).