KABARBURSA.COM – Pergerakan saham-saham top gainers pada perdagangan Jumat, 8 Mei 2026, menunjukkan dominasi arus dana asing di sejumlah emiten yang mengalami lonjakan harga signifikan.
Data movers Stockbit Sekuritas Digital yang dihimpun Kabarbursa.com memperlihatkan beberapa saham penguat utama disertai net foreign buy besar, meski ada pula saham yang melesat tanpa dukungan akumulasi asing.
Saham MPOW memimpin daftar penguatan dengan kenaikan 34,55 persen ke level 148. Nilai transaksi saham ini mencapai Rp25,56 miliar dengan volume 1,83 juta lot dan frekuensi 12,81 ribu kali. Meski menjadi top gainer tertinggi, MPOW justru mencatat net foreign sell Rp62,89 juta.
Posisi berikutnya ditempati MEDS yang melonjak 34,48 persen ke level 117. Aktivitas perdagangan MEDS tergolong paling ramai di daftar top gainers dengan nilai transaksi Rp114,30 miliar, volume 10,27 juta lot, dan frekuensi mencapai 42,41 ribu kali.
MEDS juga menjadi saham dengan akumulasi asing terbesar di daftar penguatan. Net foreign buy saham ini tercatat mencapai Rp1,43 miliar.
Saham IRRA naik 25 persen ke level 510 dengan nilai transaksi Rp25,58 miliar. Volume perdagangan mencapai 534,08 ribu lot dengan frekuensi 9,53 ribu kali. Namun saham ini dibayangi net foreign sell Rp440,72 juta.
PEHA juga masuk jajaran top gainers setelah naik 24,83 persen ke level 372. Nilai transaksi saham PEHA tercatat Rp4,91 miliar dengan volume 138,93 ribu lot dan frekuensi 4,03 ribu kali. Saham ini mengalami net foreign sell Rp245,60 ribu.
Di sektor farmasi, saham KAEF melesat 24,51 persen ke posisi 635. Aktivitas transaksi mencapai Rp38,01 miliar dengan volume 620,14 ribu lot dan frekuensi 8,91 ribu kali. Meski menguat tajam, KAEF mencatat net foreign sell Rp1,09 miliar.
Sementara itu, saham MORA melanjutkan penguatan dengan kenaikan 20 persen ke level 7.500. Nilai transaksi saham ini mencapai Rp66,71 miliar dengan volume 91,48 ribu lot dan frekuensi 6,19 ribu kali.
MORA menjadi salah satu saham dengan dukungan arus asing paling besar di daftar penguatan. Net foreign buy saham ini tercatat Rp30,15 miliar.
Saham ASPI naik 12,56 persen ke level 466. Nilai transaksi saham mencapai Rp1,02 miliar dengan volume 23,12 ribu lot dan frekuensi 1,11 ribu kali. Arus asing mencatat net foreign buy Rp72,28 juta.
Perhatian pasar juga tertuju pada MAPI yang naik 12,36 persen ke level 1.455 di tengah transaksi crossing jumbo Rp11,8 triliun pada pasar negosiasi. Saham ini mencatat nilai transaksi Rp162,79 miliar dengan volume 1,16 juta lot dan frekuensi 23,32 ribu kali.
MAPI turut mencatat net foreign buy cukup besar sebesar Rp34,84 miliar. Penguatan saham ini muncul setelah pengumuman perubahan pengendali dan rencana mandatory tender offer (MTO) di harga Rp1.550 per saham.
Saham GPSO menguat 12,24 persen ke level 440 dengan nilai transaksi Rp8,75 miliar. Volume perdagangan mencapai 202,99 ribu lot dengan frekuensi 2,62 ribu kali. Saham ini mencatat net foreign buy Rp979,15 juta.
Sementara itu, saham BDMN naik 11,08 persen ke posisi 4.510. Nilai transaksi tercatat Rp109,74 miliar dengan volume 255,02 ribu lot dan frekuensi 6,66 ribu kali. Arus asing di saham ini mencapai net foreign buy Rp25,09 miliar.(*)
| Saham | Harga | Kenaikan | Nilai Transaksi | Volume | Frekuensi | Net Foreign |
|---|---|---|---|---|---|---|
| MPOW | 148 | +34,55% | Rp25,56 miliar | 1,83 juta lot | 12,81 ribu | -Rp62,89 juta |
| MEDS | 117 | +34,48% | Rp114,30 miliar | 10,27 juta lot | 42,41 ribu | Rp1,43 miliar |
| IRRA | 510 | +25,00% | Rp25,58 miliar | 534,08 ribu lot | 9,53 ribu | -Rp440,72 juta |
| PEHA | 372 | +24,83% | Rp4,91 miliar | 138,93 ribu lot | 4,03 ribu | -Rp245,60 ribu |
| KAEF | 635 | +24,51% | Rp38,01 miliar | 620,14 ribu lot | 8,91 ribu | -Rp1,09 miliar |
| MORA | 7.500 | +20,00% | Rp66,71 miliar | 91,48 ribu lot | 6,19 ribu | Rp30,15 miliar |
| ASPI | 466 | +12,56% | Rp1,02 miliar | 23,12 ribu lot | 1,11 ribu | Rp72,28 juta |
| MAPI | 1.455 | +12,36% | Rp162,79 miliar | 1,16 juta lot | 23,32 ribu | Rp34,84 miliar |
| GPSO | 440 | +12,24% | Rp8,75 miliar | 202,99 ribu lot | 2,62 ribu | Rp979,15 juta |
| BDMN | 4.510 | +11,08% | Rp109,74 miliar | 255,02 ribu lot | 6,66 ribu | Rp25,09 miliar |