KABARBURSA.COM – Saham PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) bergerak menguat di level 2.570 pada perdagangan Rabu, 25 Maret 2026. Di tengah pergerakan tersebut, perusahaan mengumumkan pengunduran diri Presiden Direktur dan Presiden Komisaris.
Direktur/Corporate Secretary Astra Otoparts Sophie Handili menyampaikan telah menerima pengunduran diri dua pucuk pimpinan perusahaan.
“Perseroan telah menerima surat pengunduran diri Bapak Hamdani Dzulkarnaen Salim sebagai Presiden Direktur dan Bapak Gidion Hasan sebagai Presiden Komisaris, keduanya tertanggal 18 Maret 2026,” demikian disampaikan dalam keterbukaan informasi, Rabu, 25 Maret 2026.
Informasi tersebut disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan pada 25 Maret 2026. Keterbukaan ini dilakukan untuk memenuhi ketentuan POJK terkait direksi dan dewan komisaris emiten.
Pada perdagangan hari yang sama, saham AUTO ditutup di level 2.570 atau naik 10 poin setara 0,39 persen. Nilai transaksi tercatat sekitar Rp3,25 miliar dengan volume 12.650 lot dan frekuensi 1.030 kali.
Dalam tiga hari terakhir, pergerakan saham menunjukkan fluktuasi dengan kecenderungan penguatan terbatas. Pada 17 Maret 2026, saham AUTO naik 1,59 persen ke level 2.560, sementara pada 16 Maret sempat turun 0,79 persen ke level 2.520.
Dari sisi arus dana asing, pada 17 Maret tercatat net sell sebesar Rp188,46 miliar. Sebelumnya, pada 16 Maret terjadi net buy sebesar Rp531,96 miliar.
Kinerja keuangan menunjukkan laba bersih AUTO sepanjang 2025 mencapai Rp2,20 triliun. Angka ini meningkat dibandingkan Rp2,03 triliun pada 2024.
Secara kuartalan, laba bersih tercatat Rp506 miliar pada kuartal I, Rp433 miliar pada kuartal II, Rp630 miliar pada kuartal III, dan Rp636 miliar pada kuartal IV 2025.
Dari sisi konsensus analis, sebanyak 10 analis memberikan rekomendasi beli terhadap saham AUTO. Target harga rata-rata berada di level Rp3.175, dengan estimasi tertinggi Rp3.500 dan terendah Rp2.800.
Dengan harga saat ini di level Rp2.570, posisi saham berada di bawah target rata-rata analis.
Perusahaan belum menyampaikan informasi lanjutan terkait pengganti posisi Presiden Direktur dan Presiden Komisaris. (*)
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.