KABARBURSA.COM – PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) mencatat perbaikan kinerja pada kuartal I 2026 dengan laba bersih kembali positif. Kinerja ini terjadi setelah sebelumnya perusahaan membukukan rugi pada periode yang sama tahun lalu.
CEO MPPA Adrian Suherman mengatakan transformasi yang dijalankan mulai memberikan hasil nyata.
“Hasil kuartal I 2026 menunjukkan bahwa transformasi MPPA mulai memberikan hasil yang konkret. Pertumbuhan penjualan, peningkatan laba operasional, dan kembalinya profitabilitas bersih pada kuartal ini mencerminkan kerja seluruh tim serta strategi yang kami jalankan,” ujarnya dalam keterangan tertulis dikutip, Minggu, 3 Mei 2026.
Ia menambahkan bahwa rebranding dan investasi yang dilakukan mulai memberikan dampak finansial.
“Rebranding kami mendapat respons positif dari pelanggan, dan kami mulai melihat hasil finansial dari investasi yang telah dilakukan. Kami akan terus menjaga momentum ini untuk memberikan nilai bagi seluruh pemangku kepentingan,” kata dia.
Pada kuartal I 2026, MPPA mencatat penjualan bersih sebesar Rp2,20 triliun atau tumbuh 4,5 persen secara tahunan. Pertumbuhan ini lebih tinggi dibandingkan realisasi sepanjang 2025 yang berada di kisaran 1,9 persen.
Dari sisi profitabilitas, laba bruto meningkat 9,3 persen menjadi Rp354,3 miliar. Kenaikan ini ditopang perbaikan bauran penjualan, optimalisasi produk, serta efisiensi biaya pengadaan.
Laba operasional melonjak signifikan menjadi Rp34,2 miliar dari Rp10,2 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan sebesar 235,6 persen ini mencerminkan efisiensi operasional yang lebih baik.
Perusahaan juga mencatat pembalikan kinerja pada laba bersih. Dari posisi rugi Rp22,3 miliar pada kuartal I 2025, MPPA berbalik mencetak laba Rp1,6 miliar pada kuartal I 2026.
Manajemen menyebut kinerja ini didukung momentum periode festive serta respons positif pelanggan terhadap berbagai inisiatif strategis. Kontribusi anak usaha dan ekspansi format gerai baru juga mulai memberikan dampak terhadap pertumbuhan.
Ke depan, MPPA akan fokus memperluas penetrasi pada segmen kebutuhan sehari-hari dan produk segar.
Selain itu, perusahaan juga mendorong penguatan program loyalitas serta percepatan transformasi digital untuk meningkatkan keterlibatan pelanggan.
Begini Performa Saham MPPA
Pergerakan saham MPPA sepanjang tahun berjalan menunjukkan tekanan di pasar. Secara year to date, harga saham berada di level 52 atau turun sekitar 11,86 persen.
Grafik pergerakan sejak awal Januari menunjukkan tren penurunan dari kisaran 60-an menuju level 40-an sebelum kembali naik ke area 50-an. Pergerakan ini mencerminkan volatilitas yang cukup tinggi.
Pada perdagangan harian terakhir, saham MPPA ditutup stagnan di level 52. Pergerakan intraday sempat turun ke level 51 sebelum kembali naik ke posisi penutupan.
Status notasi khusus juga masih melekat pada saham ini, yang menjadi salah satu indikator perhatian pasar terhadap kondisi perusahaan.(*)
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.