Logo
>

Bank Mandiri Jadi Perusahaan Terbaik RI Versi TIME 2026

Bank Mandiri jadi perusahaan terbaik Indonesia versi TIME 2026, ditopang laba Rp56,3 triliun, pertumbuhan kredit, serta penguatan digital dan ESG.

Ditulis oleh Harun Rasyid
Bank Mandiri Jadi Perusahaan Terbaik RI Versi TIME 2026
Laba tembus Rp56 triliun, Bank Mandiri menjadi perusahaan terbaik di Indonesia versi TIME. Ini alasannya. Foto: dok. Bank Mandiri

KABARBURSA.COM – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk kembali mencatatkan prestasi di kancah internasional.

Bank Mandiri berhasil dinobatkan sebagai perusahaan terbaik di Indonesia dalam daftar Asia-Pacific’s Best Companies 2026. Penghargaan tersebut dirilis TIME yang bekerja sama dengan Statista.

Dalam pemeringkatan tersebut, Bank Mandiri meraih skor 85,91 dan menempati posisi tertinggi di antara 19 perusahaan Indonesia yang masuk dalam daftar.

Penilaian skor tersebut didasarkan pada tiga indikator utama, yakni kepuasan karyawan, kinerja keuangan, dan transparansi keberlanjutan.

Capaian ini memperpanjang tren positif Bank Mandiri setelah sebelumnya juga masuk dalam daftar serupa pada tahun lalu.

Bagi bank berkode saham BMRI ini, pengakuan tersebut mencerminkan konsistensi kinerja perseroan di tengah dinamika ekonomi global yang semakin kompleks.

Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri, Novita Widya Anggraini mengatakan, hasil tersebut tidak terlepas dari penguatan fundamental bisnis yang dijalankan secara berkelanjutan.

“Pengakuan ini menjadi refleksi dari komitmen kami dalam menghadirkan kinerja yang solid dengan semangat melayani sepenuh hati. Kami terus memperkuat peran Bank Mandiri sebagai bagian dari ekosistem keuangan yang adaptif, resilien, dan berorientasi pada masa depan,” ujar Novita dalam keterangan resmi, Jumat 17 April 2026.

Terkait kinerja, Bank Mandiri mencatat pertumbuhan laba bersih tahunan (CAGR) sebesar 27,4 persen dalam lima tahun terakhir.

Sepanjang 2025, laba bersih yang dibukukan Bank Mandiri mampu mencapai Rp56,3 triliun.

Pertumbuhan tersebut ditopang peningkatan pendapatan non-bunga sebesar 14,5 persen secara tahunan.

Sementara penyaluran kredit juga tumbuh sebesar 13,4 persen menjadi Rp1.895 triliun. Kemudian total aset BMRI tercatat naik 16,6 persen menjadi Rp2.829,9 triliun.

Segmen UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) ikut menyumbang kontribusi positif dengan kredit tumbuh 4,88 persen secara tahunan (yoy), dan menjangkau sekitar 1,3 juta pelaku usaha.

Hal ini mempertegas peran Bank Mandiri dalam mendukung ekonomi kerakyatan.

Di sisi lain, akselerasi bisnis turut didorong oleh penguatan ekosistem digital melalui platform Livin’ by Mandiri, Kopra by Mandiri, dan Livin’ Merchant.

Transaksi pada platform Livin’ dan Kopra masing-masing tumbuh 21,3 persen dan 14,5 persen secara tahunan.

Lebih lanjut, Bank Mandiri juga memperkuat kualitas sumber daya manusia sebagai pilar pertumbuhan. Hal ini berdasarkan peningkatan employee engagement yang menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir.

Selain itu, perseroan memperkuat implementasi prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) melalui strategi bisnis yang terintegrasi.

Upaya tersebut mencakup peningkatan transparansi, pengelolaan risiko, serta pengembangan pembiayaan berkelanjutan.

Bank Mandiri bahkan meraih rating ESG AA dari MSCI, yang tertinggi di Indonesia dengan profil risiko ESG sebesar 9,5 atau kategori rendah.

Novita menambahkan, pihaknya turut memberi apresiasi kepada seluruh karyawan dan nasabah Bank Mandiri yang telah berkontribusi terhadap kinerja perseroan.

“Kami juga berterima kasih atas loyalitas seluruh nasabah yang telah memberikan kepercayaan penuh bagi Bank Mandiri untuk tumbuh bersama,” sebutnya.

Ke depannya, Bank Mandiri berkomitmen untuk terus memperkuat bisnisnya melalui optimalisasi teknologi dan pengembangan ekosistem digital.

“Bank Mandiri akan terus menghadirkan inisiatif strategis yang tidak hanya mendorong pertumbuhan bisnis, tetapi juga memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi perekonomian dan masyarakat luas,” pungkas Novita. (info-bks/*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Harun Rasyid

Harun Rasyid adalah jurnalis KabarBursa.com yang fokus pada liputan pasar modal, sektor komersial, dan industri otomotif. Berbekal pengalaman peliputan ekonomi dan bisnis, ia mengolah data dan regulasi menjadi laporan faktual yang mendukung pengambilan keputusan pelaku pasar dan investor. Gaya penulisan lugas, berbasis riset, dan memenuhi standar etika jurnalistik.