Logo
>

Raup Laba Rp1,24 Triliun, Dividen GJTL Tembus Rp278 Miliar

Gajah Tunggal membagikan dividen Rp80 per saham dari laba bersih 2025 sebesar Rp1,24 triliun

Ditulis oleh Harun Rasyid
Raup Laba Rp1,24 Triliun, Dividen GJTL Tembus Rp278 Miliar
PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) akan bagikan dividen Rp80 per saham, yield 6,58 persen. (Foto: dok. Gajah Tunggal)

KABARBURSA.COM – PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) akan menebar dividen tunai senilai Rp278,78 miliar atau Rp80 per saham untuk tahun buku 2025.

Keputusan tersebut berdasarkan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar belum lama ini.

"Perseroan menyampaikan rencana pembagian Dividen Tunai untuk periode tahun buku 2025 sesuai dengan hasil RUPS Tahunan tanggal 22 Mei 2026," tulis keterangan Manajemen PT Gajah Tunggal Tbk dalam keterangannya yang dikutip, Senin 1 Juni 2026.

Dalam keterbukaan informasi, emiten otomotif yang dikenal sebagai produsen ban dari merek IRC dan GT Radial ini menyatakan bahwa seluruh dividen yang dibagikan merupakan dividen final. Sebab GJTL tidak membagikan dividen interim selama tahun buku 2025.

Pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada 8 Juni 2026, berhak menerima pembagian dividen tersebut.

Perseroan juga menetapkan tenggat cum dividen atau batas tanggal pembelian saham agar berhak menerima dividen di pasar reguler dan negosiasi, yakni pada 4 Juni 2026. Sedangkan ex dividen atau tanggal saat saham mulai diperdagangkan tanpa hak untuk mendapatkan dividen, berlangsung pada 5 Juni 2026.

Sementara untuk pasar tunai, cum dividen dijadwalkan pada 8 Juni 2026 dan ex dividen pada 9 Juni 2026. GJTL dijadwalkan melakukan pembayaran dividen pada 18 Juni mendatang.

Lebih lanjut, Gajah Tunggal sepanjang 2025 dapat membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp1,24 triliun.

Sementara saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya mencapai Rp8,15 triliun dengan total ekuitas sebesar Rp10,46 triliun per akhir Desember 2025.

Dari total laba bersih yang diperoleh sepanjang 2025, GJTL mengalokasikan sekitar Rp278,78 miliar untuk dibagikan kepada pemegang saham.

Dengan laba bersih yang menembus Rp1,24 triliun dan ekuitas yang mencapai lebih dari Rp10 triliun, Gajah Tunggal memasuki 2026 dengan fundamental keuangan yang tetap kuat.

Di sisi lain, saham GJTL menunjukkan pergerakan positif menjelang periode cum dividen.

Pada perdagangan 29 Mei 2026, saham Gajah Tunggal ditutup menguat 1,67 persen ke level Rp1.215 per saham dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp4,23 triliun.

Berdasarkan harga penutupan tersebut, dividen Rp80 per saham yang akan dibagikan perseroan setara dengan dividend yield sekitar 6,58 persen.

Soal valuasi, GJTL saat ini diperdagangkan pada price to earnings (P/E) ratio sebesar 3,33 kali. Angka tersebut mencerminkan valuasi yang masih tergolong rendah dibandingkan laba bersih yang dapat dibukukan sepanjang 2025 sebesar Rp1,24 triliun.

 

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Harun Rasyid

Harun Rasyid adalah jurnalis KabarBursa.com yang fokus pada liputan pasar modal, sektor komersial, dan industri otomotif. Berbekal pengalaman peliputan ekonomi dan bisnis, ia mengolah data dan regulasi menjadi laporan faktual yang mendukung pengambilan keputusan pelaku pasar dan investor. Gaya penulisan lugas, berbasis riset, dan memenuhi standar etika jurnalistik.