Logo
>

BEI Beri Penghargaan SPPA Award 2025 ke Pelaku Pasar, ini Daftar Pemenangnya

Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan BEI, Kristian Manullang, mengatakan ajang ini menjadi bagian dari upaya mendorong partisipasi pelaku pasar

Ditulis oleh Desty Luthfiani
BEI Beri Penghargaan SPPA Award 2025 ke Pelaku Pasar, ini Daftar Pemenangnya
Logo IDX (Foto: Dok. KabarBursa)

KABARBURSA.COM – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali memberikan penghargaan kepada pelaku pasar melalui ajang SPPA Award 2025 yang digelar pada Senin, 13 April 2026 di Main Hall BEI, Jakarta kemarin.

Penghargaan ini diberikan kepada bank, bank pembangunan daerah, dan perusahaan sekuritas yang dinilai aktif serta berkontribusi besar dalam transaksi melalui Sistem Penyelenggara Pasar Alternatif (SPPA) sepanjang tahun 2025.

Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan BEI, Kristian Manullang, mengatakan ajang ini menjadi bagian dari upaya mendorong partisipasi pelaku pasar dalam meningkatkan likuiditas, khususnya di pasar surat utang dan pasar uang.

“Tahun ini merupakan tahun kedua ajang SPPA Award ini kami selenggarakan,” ujar Kristian dalam keterangan tertulis Selasa, 14 April 2026.

Ia menambahkan bahwa penilaian dilakukan berdasarkan total nilai matched transaction di SPPA selama periode 1 Januari hingga 31 Desember 2025, dengan kriteria yang telah dikomunikasikan kepada seluruh peserta. Menurutnya, seluruh pengguna jasa memiliki peluang yang sama, baik yang sudah aktif maupun yang baru bergabung.

Dalam ajang ini, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) berhasil meraih predikat Most Active Bank untuk transaksi fixed income. Sementara itu, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) dinobatkan sebagai Most Active Dealer untuk transaksi Repurchase Agreement (repo). Dari sektor sekuritas, PT BRI Danareksa Sekuritas menjadi Most Active Securities Firm untuk transaksi fixed income.

Selain itu, penghargaan Best Market Maker diberikan kepada PT Bank Permata Tbk (BNLI) untuk transaksi fixed income dan PT Bank DBS Indonesia untuk transaksi repo, atas kontribusinya dalam penyampaian kuotasi dan transaksi melalui mekanisme Central Limit Order Book (CLOB).

Pada kategori Rising Star of The Year 2025, PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) dan PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) berhasil mencatatkan pertumbuhan signifikan dalam nilai transaksi dan meraih penghargaan untuk kelompok bank. Sedangkan, PT Mandiri Sekuritas menyabet penghargaan untuk kelompok perusahaan sekuritas.

BEI juga memberikan penghargaan Most Engaged Dealer kepada PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) untuk transaksi fixed income dan PT Bank Pan Indonesia Tbk (PNBN) untuk transaksi repo. Kategori ini diberikan kepada institusi dengan persentase transaksi tertinggi di SPPA dibandingkan laporan melalui Penerima Laporan Transaksi Efek (PLTE).

Pada tahun ini, terdapat dua kategori baru yang diperkenalkan. PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM) meraih penghargaan Best First Mover atas transaksi fixed income pada instrumen non-fixed-rate, sementara PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) dinobatkan sebagai Most Active Regional Development Bank.

Kristian menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kepercayaan dan kontribusi para pelaku pasar dalam memanfaatkan SPPA sebagai platform utama transaksi. Ia berharap ajang ini dapat mendorong peningkatan aktivitas dan memperkuat ekosistem pasar keuangan nasional.

Penyelenggaraan SPPA Award 2025 menjadi puncak dari rangkaian program apresiasi BEI sepanjang tahun lalu. Dengan meningkatnya partisipasi pengguna jasa, BEI optimistis likuiditas pasar alternatif, khususnya di instrumen surat utang dan pasar uang, akan terus tumbuh dan semakin kompetitif ke depan.(*)
 

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Desty Luthfiani

Desty Luthfiani seorang jurnalis muda yang bergabung dengan KabarBursa.com sejak Desember 2024 lalu. Perempuan yang akrab dengan sapaan Desty ini sudah berkecimpung di dunia jurnalistik cukup lama. Dimulai sejak mengenyam pendidikan di salah satu Universitas negeri di Surakarta dengan fokus komunikasi jurnalistik. Perempuan asal Jawa Tengah dulu juga aktif dalam kegiatan organisasi teater kampus, radio kampus dan pers mahasiswa jurusan. Selain itu dia juga sempat mendirikan komunitas peduli budaya dengan konten-konten kebudayaan bernama "Mata Budaya". 

Karir jurnalisnya dimulai saat Desty menjalani magang pendidikan di Times Indonesia biro Yogyakarta pada 2019-2020. Kemudian dilanjutkan magang pendidikan lagi di media lokal Solopos pada 2020. Dilanjutkan bekerja di beberapa media maenstream yang terverifikasi dewan pers.

Ia pernah ditempatkan di desk hukum kriminal, ekonomi dan nasional politik. Sekarang fokus penulisan di KabarBursa.com mengulas informasi seputar ekonomi dan pasar modal.

Motivasi yang diilhami Desty yakni "do anything what i want artinya melakukan segala sesuatu yang disuka. Melakukan segala sesuatu semaksimal mungkin, berpegang teguh pada kebenaran dan menjadi bermanfaat untuk Republik".