Logo
>

BEI: Perdagangan Saham Pekan ini Positif, IHSG Sentuh Rekor

Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad mengatakan pada pekan ini, peningkatan tertinggi terjadi pada rata-rata volume transaksi harian bursa

Ditulis oleh Hutama Prayoga
BEI: Perdagangan Saham Pekan ini Positif, IHSG Sentuh Rekor
Aktivitas di papan pantau Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto: dok KabarBursa.com

KABARBURSA.COM - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat data perdagangan saham pada pekan ini periode 5 hingga 9 Januari 2026 ditutup di zona positif.

Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad mengatakan pada pekan ini, peningkatan tertinggi terjadi pada rata-rata volume transaksi harian bursa yaitu sebesar 48,08 persen menjadi 61,78 miliar lembar saham.

"Dari 41,72 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya," ujar dia dalam keterangannya, Jumat, 9 Januari 2026.

Kemudian, rata-rata nilai transaksi harian BEI turut mengalami peningkatan sebesar 44,68 persen menjadi Rp31,45 triliun, dari Rp21,74 triliun pada pekan sebelumnya.

Rata-rata frekuensi transaksi harian menyentuh angka 3,98 juta kali transaksi, atau meningkat 42,74 persen dari 2,79 juta kali transaksi pada pekan lalu.

Sementara itu, Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turut bergerak naik pada pekan ini, yaitu sebesar 2,16 persen sehingga ditutup pada level 8.936,754, dari posisi 8.748,132 pada pekan lalu.

Sebagaimana diketahui pada perdagangan Rabu , 7 Januari 2025, IHSG ditutup dengan mencatatkan rekor tertinggi sepanjang masa pada level 8.944,813.

"Kemudian pada Kamis, 8 Januari 2026, IHSG juga berhasil menembus level psikologis 9.000 secara intraday, dengan puncak tertinggi mencapai 9.002,92," terang Kautsar.

Lalu, kapitalisasi pasar BEI pada pekan ini tercatat Rp16.301 triliun. Angka ini mengalami peningkatan sebesar 1,79 persen dari Rp16.014 triliun pada sepekan sebelumnya.

"Adapun investor asing hari ini (9 Januari 2026) mencatatkan nilai beli bersih Rp2,56 triliun dan sepanjang tahun 2026 ini mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp3,1 triliun," pungkas Kautsar.

Sejumlah Target BEI di Tahun 2026

Pasar modal Indonesia menutup tahun 2025 dengan kinerja yang solid dan berbagai capaian signifikan, seiring optimisme menyongsong tahun 2026. PT Bursa Efek Indonesia (BEI) optimistis menyambut datangnya tahun 2026 dengan penetapan sejumlah target pencapaian.

Pada 2026, BEI menargetkan pertumbuhan jumlah investor sebanyak 2 juta investor baru. BEI juga mencanangkan rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) mencapai Rp15 triliun per hari.

Tak hanya itu,  BEI menargetkan total jumlah pencatatan efek baru di pasar modal mencapai 555 efek baru meliputi dari efek saham, obligasi/sukuk, Kontrak Investasi Kolektif (KIK) baru yang mencatatkan DIRE/DIRE Syariah, DINFRA, ETF, KIK- EBA/KIK-EBA Syariah, dan EBA-SP/EBA-SP Syariah.

Manajemen BEI menyampaikan, dukungan pemangku kepentingan pasar modal menjadi faktor penting dalam pencapaian target tersebut sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Direktur Utama BEI, Iman Rachman menyampaikan,  2025 menjadi tahun pembuktian ketahanan dan kesiapan pasar modal Indonesia.

"Meskipun di tengah tekanan domestik dan global yang tinggi, pasar mampu menjaga stabilitas, bangkit kembali, dan menorehkan capaian kinerja yang solid," ujar dia dalam keterangannya, Selasa, 30 Desember 2025.

Capaian positif tercermin dari meningkatnya minat dan partisipasi masyarakat dalam berinvestasi di pasar modal Indonesia. Total investor pasar modal yang terdiri dari investor saham, obligasi, dan reksa dana meningkat 36,67 persen dari tahun 2024 menjadi 20,3 juta investor.

Khusus untuk investor saham dan surat berharga lainnya, terdapat peningkatan lebih dari 2,2 juta investor menjadi 8,59 juta investor saham.

Dari sisi partisipasi investor, rata-rata investor yang aktif bertransaksi per 29 Desember 2025 mencapai lebih dari 901 ribu per bulan. Selain itu, jika dilihat dari tipe investor, porsi transaksi investor ritel masih mendominasi sebesar 49,9 persen.

Dari segi transaksi investor institusi asing dengan porsi transaksi mencapai lebih dari 36,3 persen dari total rata-rata nilai transaksi harian hingga November 2025. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Hutama Prayoga

Hutama Prayoga telah meniti karier di dunia jurnalistik sejak 2019. Pada 2024, pria yang akrab disapa Yoga ini mulai fokus di desk ekonomi dan kini bertanggung jawab dalam peliputan berita seputar pasar modal.

Sebagai jurnalis, Yoga berkomitmen untuk menyajikan berita akurat, berimbang, dan berbasis data yang dihimpun dengan cermat. Prinsip jurnalistik yang dipegang memastikan bahwa setiap informasi yang disajikan tidak hanya faktual tetapi juga relevan bagi pembaca.