Logo
>

Data Dibuka, Lo Kheng Hong Naikkan Porsi Saham GJTL

Perubahan struktur kepemilikan menunjukkan pergeseran porsi pada salah satu pemegang saham utama emiten produsen ban.

Ditulis oleh Syahrianto
Data Dibuka, Lo Kheng Hong Naikkan Porsi Saham GJTL
Struktur kepemilikan saham PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) mengalami perubahan pada Maret 2026. (Foto: Dok. Gajah Tunggal)

KABARBURSA.COM – Struktur kepemilikan saham PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) mengalami perubahan pada Maret 2026. Investor Lo Kheng Hong tercatat meningkatkan porsi kepemilikan sahamnya di emiten produsen ban tersebut.

Data Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek yang dirilis Rabu, 8 April 2025, menunjukkan Lo Kheng Hong kini memegang 218.032.800 saham atau setara 6,257 persen. Posisi ini meningkat dari sebelumnya 209.898.500 saham atau 6,023 persen.

Kenaikan tersebut mencerminkan penambahan sekitar 8,13 juta saham dalam satu periode pelaporan. Perubahan ini menempatkan Lo Kheng Hong tetap dalam kelompok pemegang saham dengan kepemilikan di atas 5 persen.

Dalam struktur pemegang saham, Lo Kheng Hong berada di posisi tiga besar. Di atasnya terdapat Denham Pte Ltd sebagai pengendali dengan kepemilikan 1.724.972.443 saham atau 49,5 persen.

Selain itu, Compagnie Financiere Michelin tercatat memiliki 348.480.000 saham atau setara 10 persen. Struktur ini menunjukkan komposisi kepemilikan yang didominasi oleh pemegang saham strategis dan institusi global.

Total saham beredar GJTL tercatat sebanyak 3.484.800.000 saham. Seluruh saham tersebut tetap tercatat di Bursa Efek Indonesia tanpa adanya perubahan jumlah saham beredar.

Dari sisi kepemilikan publik, porsi free float tercatat sebesar 33,77 persen. Angka ini sedikit menurun dibandingkan posisi sebelumnya yang berada di level 34 persen.

Penurunan free float sejalan dengan berkurangnya kepemilikan publik non-warkat. Jumlah saham publik non-warkat tercatat turun dari 1.184.977.115 saham menjadi 1.176.842.815 saham.

Sementara itu, jumlah pemegang saham tercatat relatif stabil. Data menunjukkan jumlah investor dengan Single Investor Identification (SID) berada di kisaran 25.820 investor.

Di sisi lain, perseroan tidak memiliki saham treasury. Seluruh saham yang tercatat tetap beredar di pasar tanpa adanya pembelian kembali oleh perusahaan.

Kepemilikan oleh jajaran direksi juga tercatat dalam jumlah terbatas. Salah satu direksi memiliki 200.000 saham atau setara 0,0057 persen dari total saham beredar.

Perubahan kepemilikan ini menjadi bagian dari dinamika struktur pemegang saham GJTL. Data tersebut disampaikan dalam laporan resmi yang berakhir pada 31 Maret 2026.(*)

Disclaimer:
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Syahrianto

Jurnalis ekonomi yang telah berkarier sejak 2019 dan memperoleh sertifikasi Wartawan Muda dari Dewan Pers pada 2021. Sejak 2024, mulai memfokuskan diri sebagai jurnalis pasar modal.

Saat ini, bertanggung jawab atas rubrik "Market Hari Ini" di Kabarbursa.com, menyajikan laporan terkini, analisis berbasis data, serta insight tentang pergerakan pasar saham di Indonesia.

Dengan lebih dari satu tahun secara khusus meliput dan menganalisis isu-isu pasar modal, secara konsisten menghasilkan tulisan premium (premium content) yang menawarkan perspektif kedua (second opinion) strategis bagi investor.

Sebagai seorang jurnalis yang berkomitmen pada akurasi, transparansi, dan kualitas informasi, saya terus mengedepankan standar tinggi dalam jurnalisme ekonomi dan pasar modal.