KABARBURSA.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan hari ini, Selasa, 14 April 2026, naik 95,88 poin atau 1,28 persen ke level 7.596,07.
Total volume transaksi tercatat sebesar 7,37 juta lot dengan nilai perdagangan mencapai Rp517,49 miliar dari 66,50 ribu transaksi.
Penguatan IHSG turut ditopang oleh sejumlah saham yang mencatatkan kenaikan signifikan. Di jajaran top gainers, PT BSA Logistics Indonesia Tbk dengan (WBSA) kembali memimpin kenaikan dengan lonjakan 24,82 persen ke level 352.
Kinerja ini memperpanjang tren positif WBSA yang sudah tiga hari berturut-turut menjadi top gainers sejak resmi melantai di bursa melalui initial public offering (IPO) pada 10 April 2026.
Selain WBSA, PT Ricky Putra Globalindo Tbk (RICY) menguat 22,09 persen ke level 105. PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) dari sektor properti juga naik 13,88 persen ke level 2.790, diikuti PT Trimitra Prawara Goldland Tbk (ATAP) yang melonjak 13,73 persen ke level 580.
Sementara itu, PT Natura City Developments Tbk (CITY) mencatatkan kenaikan 13,08 persen ke level 294.
Di sisi lain, tekanan jual masih terjadi pada beberapa saham. PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY) menjadi top loser setelah turun 9,18 persen ke level 1.335.
PT Planet Properindo Jaya Tbk (PLAN) melemah 6,52 persen ke level 43. PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) turun 5,30 persen ke level 1.250.
Selanjutnya, PT Multi Spunindo Jaya Tbk (MSJA) dari sektor industri terkoreksi 4,59 persen ke level 520, dan PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk (AMAG) melemah sekitar 4,48 persen ke level 426.
Secara sektoral, mayoritas sektor mencatatkan penguatan yang mendukung laju IHSG. Sektor teknologi, energi, industri dasar, infrastruktur, hingga transportasi mengalami kenaikan. Sektor keuangan dan barang konsumsi non-siklikal juga bergerak positif, meskipun dengan kenaikan yang lebih terbatas.
Sementara itu, berdasarkan analisis teknikal dari riset MNC Sekuritas, IHSG saat ini diperkirakan masih berada dalam fase penguatan lanjutan sebagai bagian dari wave iv dalam skenario utama atau wave B dalam skenario alternatif.
Indeks masih berpeluang melanjutkan kenaikan untuk menguji area resistance di kisaran 7.592 hingga 7.856, dengan potensi koreksi minor yang perlu dicermati di area 7.390 hingga 7.443. Level support berada pada 7.274 dan 7.184, sedangkan resistance berikutnya berada di 7.585 hingga 7.700.(*)