KABARBURSA.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Kamis, 16 April 2026, naik 49,21 poin atau 0,65 persen ke level 7.672,79. Sepanjang awal sesi, indeks bergerak di kisaran level tertinggi 7.679,67 dan terendah 7.663,15, mencerminkan sentimen pasar yang masih cenderung positif meski dibayangi tekanan jual terbatas.
Berdasarkan data perdagangan, total volume transaksi tercatat sebesar 6,06 juta lot dengan nilai transaksi mencapai Rp282,47 miliar dari 57.520 kali transaksi. Aktivitas perdagangan didominasi oleh pergerakan saham-saham berkapitalisasi menengah yang mengalami lonjakan signifikan.
Dari jajaran top gainers, saham PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) yang bergerak di sektor keuangan mencatat kenaikan 48 poin atau 26,97 persen ke level 226. Kenaikan ini menunjukkan minat investor terhadap saham perbankan digital yang dinilai memiliki prospek pertumbuhan jangka panjang.
Selanjutnya, saham PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) dari sektor transportasi dan logistik melonjak 110 poin atau 25,00 persen ke level 550. Penguatan ini sejalan dengan tren positif sektor transportasi yang naik 1,78 persen.
Saham PT Sepeda Bersama Indonesia Tbk (BIKE) di sektor consumer cyclical juga menguat 135 poin atau 24,55 persen ke level 685. Sementara itu, PT Danasupra Erapacific Tbk (DEFI) naik 20 poin atau 22,22 persen ke level 110, dan PT Aracord Nusantara Group Tbk (RONY) menguat 295 poin atau 15,09 persen ke level 2.250.
Di sisi lain, tekanan jual terjadi pada sejumlah saham top losers. Saham PT Prasidha Aneka Niaga Tbk (PSDN) yang bergerak di sektor basic industry turun 29 poin atau 12,95 persen ke level 195. Penurunan juga terjadi pada PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) dari sektor consumer non-cyclical yang melemah 90 poin atau 11,18 persen ke level 715.
Selain itu, PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) turun 290 poin atau 11,11 persen ke level 2.320, diikuti PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk (DEPO) yang terkoreksi 22 poin atau 8,21 persen ke level 246, serta PT Jayamas Medica Industri Tbk (OMED) yang melemah 20 poin atau 6,62 persen ke level 282.
Secara sektoral, penguatan dipimpin oleh sektor kesehatan yang naik 2,42 persen, disusul sektor transportasi 1,78 persen, teknologi 1,35 persen, dan industri 1,25 persen. Sementara sektor keuangan dan properti masing-masing mencatat kenaikan terbatas sebesar 0,24 persen dan 0,55 persen.
Mengacu pada riset PT MNC Sekuritas, pergerakan IHSG masih berada dalam fase koreksi jangka pendek sebagai bagian dari pola wave. IHSG diperkirakan bergerak dalam rentang resistance di 7.786 hingga 7.843, dengan area support terdekat di kisaran 7.457 hingga 7.578.
Investor disarankan mencermati potensi koreksi lanjutan di tengah tekanan jual, meskipun peluang penguatan masih terbuka dalam jangka menengah.(*)
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.