KABARBURSA.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Selasa, 12 Mei 2026 usai naik 42,33 poin atau 0,61 persen ke level 6.947,95.
Pada pembukaan sesi I hari ini, total volume transaksi tercatat mencapai 4,32 juta lot dengan nilai perdagangan sebesar Rp158,58 miliar dari 34,78 ribu transaksi.
Penguatan IHSG pagi ini ditopang mayoritas sektor yang bergerak di zona hijau. Sektor transportasi memimpin kenaikan dengan penguatan 2,87 persen.
Sektor bahan baku atau basic industry naik 1,17 persen, diikuti sektor infrastruktur sebesar 1,08 persen dan sektor energi yang menguat 0,82 persen.
Sektor teknologi turut naik 0,69 persen, sementara sektor keuangan bertambah 0,31 persen dan sektor barang konsumsi primer atau non-cyclical naik tipis 0,08 persen. Di sisi lain, sektor kesehatan menjadi satu-satunya sektor yang bergerak di zona merah dengan koreksi 0,14 persen.
Pada jajaran top gainers, saham PT Communication Cable Systems Indonesia Tbk (CCSI) yang bergerak di sektor kabel dan infrastruktur telekomunikasi melonjak 25 persen ke level 300. Saham PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) turut naik 24,90 persen ke level 1.630.
Kemudian saham PT Andalan Sakti Primaindo Tbk (ASPI) menguat 10,44 persen ke level 550. Saham PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) naik 9,90 persen ke level 222, sementara PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) ikut menanjak 8,33 persen ke level 9.750.
Sebaliknya, saham PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk (ABDA) menjadi top loser setelah turun 14,97 persen ke level 2.840. Saham PT Asia Pramulia Tbk (ASPR) juga terpantau melemah 14,95 persen ke level 330.
Selanjutnya saham PT Dafam Property Indonesia Tbk (DFAM) dari sektor properti terkoreksi 10 persen ke level 126. PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) yang bergerak di sektor perkebunan kelapa sawit turun 7,69 persen ke level 1.320, sedangkan saham PT Berlina Tbk (BRNA) melemah 5,93 persen ke level 635.
Di tengah pergerakan pasar tersebut, investor juga menantikan pengumuman hasil MSCI May 2026 Index Review yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 12 Mei 2026 waktu setempat.
Dalam keterangan resminya, MSCI Inc. menyebutkan hasil peninjauan indeks akan diumumkan “shortly after 11:00 p.m. Central European Summer Time (CEST) on May 12, 2026” atau sekitar pukul 04.00 WIB pada Rabu dini hari, 13 Mei 2026.
Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta menyampaikan IHSG masih terlihat bullish divergence bila ditinjau dari indikator RSI meskipun pola upward bar terbentuk.
"Dari sisi indikator, Stochastics K_D menunjukkan sinyal negatif, dan volume mengalami penurunan, namun RSI sudah oversold atau jenuh jual," ungkap dia dalam riset hariannya.
Nafan menyebut fokus utama pasar hari ini adalah pengumuman hasil quarterly review dari MSCI. Menurutnya, terdapat kekhawatiran terkait potensi keluarnya beberapa saham big cap seperti BREN dan DSSA pada pengumuman sebelumnya karena kebijakan High Shareholder Concentration (HSC).
MSCI menjelaskan peninjauan indeks kali ini mencakup MSCI Global Standard Indexes, MSCI Global Small Cap Indexes, MSCI Frontier Markets Indexes, MSCI US Equity Indexes hingga MSCI China All Shares Indexes. Seluruh perubahan komposisi indeks akan berlaku efektif pada penutupan perdagangan 29 Mei 2026.
“MSCI akan mempublikasikan daftar saham yang masuk (additions) dan keluar (deletions) dari indeks untuk Review Indeks Mei 2026 di situs web resminya, sesaat setelah pukul 11 malam waktu Central European Summer Time (CEST) pada 12 Mei 2026.,” tulis MSCI dalam pengumuman resminya. (*)