Logo
>

IHSG Dibuka Menguat ke Level 8.637, Ditopang Sektor Teknologi

investor asing mencatat nilai pembelian sekitar Rp6,05 triliun rupiah dan penjualan Rp5,98 triliun rupiah. Secara keseluruhan, tercatat net buy asing di seluruh pasar sebesar Rp70,25 miliar rupiah.

Ditulis oleh Desty Luthfiani
IHSG Dibuka Menguat ke Level 8.637, Ditopang Sektor Teknologi
Papan pantau saham di Bursa Efek Indonesia. Foto: doc Desty Luthfiani KabarBursa.com.

KABARBURSA.COM- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan pagi hari ini dengan positif, bergerak naik ke level 8.637,37 atau menguat 25,59 poin setara 0,30 persen.

Pada sesi pembukaan, IHSG tercatat sempat menyentuh level tertinggi di 8.650,30 sebelum kembali terkoreksi ringan. Aktivitas transaksi juga terbilang solid dengan total nilai transaksi pasar mencapai sekitar Rp1,47 triliun rupiah dan frekuensi lebih dari 233 ribu kali.

Dari data yang terlihat, investor asing mencatat nilai pembelian sekitar Rp6,05 triliun rupiah dan penjualan Rp5,98 triliun rupiah. Secara keseluruhan, tercatat net buy asing di seluruh pasar sebesar Rp70,25 miliar rupiah.

Meski begitu, pada pasar reguler asing masih mencatat net sell hingga Rp229,60 miliar rupiah, sementara pada pasar tunai dan negosiasi terjadi net buy cukup besar sebesar Rp299,85 miliar rupiah.

Dari jajaran saham penggerak, beberapa emiten langsung mencuri perhatian.

PT Indopoly Swakarsa Industry Tbk dengan kode saham IPOL memimpin daftar top gainer setelah melonjak 33,98 persen ke harga 138. Tidak kalah impresif, Yanaprima Hastapersada Tbk dengan (YPAS) melesat 24,49 persen ke level 915.

PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) juga mengalami lonjakan signifikan sebesar 23,32 persen ke harga 1.930. Saham PT Cilicap Samudera Fishing Industry Tbk dengan kode saham ASHA dan PT Triniti Dinamik Tbk (TRUE) masing-masing menguat 19,10 persen dan 18,82 persen.

Sementara itu, daftar top loser didominasi saham-saham yang mengalami tekanan sejak awal perdagangan. PT Logisticsplus International Tbk (LOPI) melemah 8,50 persen ke level 140. 
PT Megapower Makmur Tbk (MPOW) turun 7,30 persen ke harga 127. PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) juga terseret turun 7,11 persen ke level 9.150.

PT Pelayaran Nasional Bina Buana Raya Tbk (BBRM) serta Martina Berto Tbk (MBTO) masing-masing terkoreksi 6,25 persen.

Dari sisi sektoral, sebagian besar sektor bergerak variatif namun tetap memberikan kontribusi terhadap penguatan indeks. Sektor teknologi memimpin dengan kenaikan 0,76 persen, disusul sektor industrial yang naik 0,68 persen dan energi yang menguat 0,51 persen.

Sektor keuangan juga ikut menopang penguatan dengan naik 0,30 persen. Namun beberapa sektor lain masih mencatat pelemahan seperti non-cyclical yang turun 0,16 persen, transportasi turun 0,25 persen, serta sektor kesehatan yang terkoreksi tipis 0,09 persen.

Menurut laporan MNCS Daily Scope Wave  IHSG saat diperkirakan masih berada dalam fase wave (iii) dari wave [iii], dengan potensi penguatan menuju area 8.660. Namun, analis MNCS mengingatkan potensi koreksi pada rentang 8.460–8.491 yang sekaligus menjadi area uji support penting. (*)
 

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Desty Luthfiani

Desty Luthfiani seorang jurnalis muda yang bergabung dengan KabarBursa.com sejak Desember 2024 lalu. Perempuan yang akrab dengan sapaan Desty ini sudah berkecimpung di dunia jurnalistik cukup lama. Dimulai sejak mengenyam pendidikan di salah satu Universitas negeri di Surakarta dengan fokus komunikasi jurnalistik. Perempuan asal Jawa Tengah dulu juga aktif dalam kegiatan organisasi teater kampus, radio kampus dan pers mahasiswa jurusan. Selain itu dia juga sempat mendirikan komunitas peduli budaya dengan konten-konten kebudayaan bernama "Mata Budaya". 

Karir jurnalisnya dimulai saat Desty menjalani magang pendidikan di Times Indonesia biro Yogyakarta pada 2019-2020. Kemudian dilanjutkan magang pendidikan lagi di media lokal Solopos pada 2020. Dilanjutkan bekerja di beberapa media maenstream yang terverifikasi dewan pers.

Ia pernah ditempatkan di desk hukum kriminal, ekonomi dan nasional politik. Sekarang fokus penulisan di KabarBursa.com mengulas informasi seputar ekonomi dan pasar modal.

Motivasi yang diilhami Desty yakni "do anything what i want artinya melakukan segala sesuatu yang disuka. Melakukan segala sesuatu semaksimal mungkin, berpegang teguh pada kebenaran dan menjadi bermanfaat untuk Republik".