Logo
>

IHSG Menguat 8.944: Sepuluh Saham ini Jadi Pemberat Terbesar Pasar

Meski indeks mampu bertahan di zona hijau, tekanan jual masih membayangi sejumlah saham

Ditulis oleh Desty Luthfiani
IHSG Menguat 8.944: Sepuluh Saham ini Jadi Pemberat Terbesar Pasar
Hall Bursa Efek Indonesia. Foto: Dok KabarBursa.com

KABARBURSA.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, ditutup menguat tipis 11,20 poin atau 0,13 persen ke level 8.944,81. Sepanjang sesi, IHSG bergerak di rentang 8.916,03 hingga 8.970,87, dengan level pembukaan di 8.959,09.

Aktivitas perdagangan terpantau ramai. Total volume transaksi di seluruh pasar mencapai 704,30 juta lot dengan nilai perdagangan sebesar Rp36,77 triliun dari 4,57 juta transaksi. Pada pasar reguler, volume tercatat sebanyak 668,47 juta lot dengan nilai transaksi Rp35,08 triliun dan frekuensi 4,57 juta kali.

Meski indeks mampu bertahan di zona hijau, tekanan jual masih membayangi sejumlah saham. Sepuluh saham tercatat berada di jajaran terbawah dan menjadi pemberat utama pergerakan pasar. PT Prasidha Aneka Niaga Tbk (PSDN) melemah 5,56 persen ke level Rp136 dengan nilai transaksi mencapai Rp856,64 miliar. PT Radiant Utama Interinsco Tbk (RUIS) turun 5,49 persen ke harga Rp310 dengan nilai transaksi Rp4,76 miliar.

Tekanan juga dialami PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) yang terkoreksi 5,45 persen ke posisi Rp2.080 dengan nilai transaksi cukup besar sebesar Rp221,90 miliar. PT Dewi Shri Farmindo Tbk (DEWI) melemah 5,36 persen ke level Rp159 dan mencatat nilai transaksi Rp12,83 miliar, sementara PT Transkon Jaya Tbk (TRJA) turun 5,35 persen ke harga Rp177 dengan nilai transaksi Rp239,95 juta.

Selanjutnya, saham PT Ginting Jaya Energi Tbk (WOWS) terkoreksi 5,15 persen ke Rp92 dengan nilai transaksi Rp5,46 miliar. PT Cilacap Samudera Fishing Industry Tbk (ASHA) turun 5,00 persen ke level Rp76 dengan nilai transaksi Rp5,69 miliar. Tekanan jual juga menimpa PT ITSEC Asia Tbk (CYBR) yang melemah 4,92 persen ke harga Rp1.740 dengan nilai transaksi Rp20,83 miliar.

Dua saham lain yang melengkapi daftar terbawah adalah PT Jasa Berdikari Logistics Tbk (JBLU) yang turun 4,88 persen ke level Rp78 dengan nilai transaksi Rp2,72 miliar serta PT Bank Oke Indonesia Tbk (DNAR) yang mencatat penurunan terdalam, melemah 5,83 persen ke harga Rp194 dengan nilai transaksi Rp4,27 miliar.

Pelemahan saham-saham tersebut lebih dipengaruhi aksi ambil untung jangka pendek dan rotasi sektor, seiring pergerakan IHSG yang cenderung konsolidatif di area 8.900 hingga 9.000. Investor disarankan tetap selektif dengan mencermati fundamental emiten, likuiditas saham, serta potensi katalis lanjutan di tengah pasar yang bergerak terbatas.(*)

Disclaimer:
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Desty Luthfiani

Desty Luthfiani seorang jurnalis muda yang bergabung dengan KabarBursa.com sejak Desember 2024 lalu. Perempuan yang akrab dengan sapaan Desty ini sudah berkecimpung di dunia jurnalistik cukup lama. Dimulai sejak mengenyam pendidikan di salah satu Universitas negeri di Surakarta dengan fokus komunikasi jurnalistik. Perempuan asal Jawa Tengah dulu juga aktif dalam kegiatan organisasi teater kampus, radio kampus dan pers mahasiswa jurusan. Selain itu dia juga sempat mendirikan komunitas peduli budaya dengan konten-konten kebudayaan bernama "Mata Budaya". 

Karir jurnalisnya dimulai saat Desty menjalani magang pendidikan di Times Indonesia biro Yogyakarta pada 2019-2020. Kemudian dilanjutkan magang pendidikan lagi di media lokal Solopos pada 2020. Dilanjutkan bekerja di beberapa media maenstream yang terverifikasi dewan pers.

Ia pernah ditempatkan di desk hukum kriminal, ekonomi dan nasional politik. Sekarang fokus penulisan di KabarBursa.com mengulas informasi seputar ekonomi dan pasar modal.

Motivasi yang diilhami Desty yakni "do anything what i want artinya melakukan segala sesuatu yang disuka. Melakukan segala sesuatu semaksimal mungkin, berpegang teguh pada kebenaran dan menjadi bermanfaat untuk Republik".