Logo
>

IHSG Ngebut Dua Persen, Lanjut Gas ke 7.500 atau Rem Dulu?

IHSG ditutup menguat 2,07 persen dengan dominasi beli, membuka peluang uji resistance 7.500 di awal pekan, dengan area koreksi terbatas di kisaran 7.281–7.409.

Ditulis oleh Yunila Wati
IHSG Ngebut Dua Persen, Lanjut Gas ke 7.500 atau Rem Dulu?
IHSG diprediksi masih memiliki ruang kenaikan, namun begitu sensitif terhadap tekanan kecil. (Foto: dok KabarBursa)

KABARBURSA.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Jumat, 10 April 2026, dengan penguatan yang tidak hanya terlihat dari sisi persentase, tetapi juga dari struktur transaksi yang menyertainya. 

Indeks naik 150,91 poin atau 2,07 persen ke level 7.458,50, dengan nilai transaksi mencapai sekitar Rp16,50 triliun, dari volume 376,56 juta lot, dan frekuensi 2,29 juta kali.

Kenaikan ini terjadi karena dominasi aktivitas beli yang relatif merata di sepanjang sesi perdagangan. Data menunjukkan bahwa nilai beli mencapai Rp5,5 triliun, sedikit lebih tinggi dibandingkan nilai jual Rp5,3 triliun. 

Selisih ini memang tidak besar, tetapi cukup untuk menjaga arah indeks tetap berada di zona hijau hingga penutupan.

Jika ditarik ke kerangka waktu mingguan, penguatan IHSG sudah mencapai 6,14 persen. Pergerakan ini membentuk satu fase kenaikan dalam jangka pendek yang terjadi setelah periode volatilitas sebelumnya. 

Ruang Kenaikan Masih Terbuka

Dalam struktur teknikal, posisi indeks saat ini masih berada dalam fase lanjutan, dengan ruang kenaikan yang masih terbuka menuju area 7.592 hingga 7.856.

Namun, di balik penguatan tersebut, struktur pergerakan tidak sepenuhnya tanpa jeda. Area 7.281 hingga 7.409 menjadi zona yang sebelumnya berperan sebagai titik koreksi minor, dan kini berpotensi kembali diuji jika terjadi tekanan jangka pendek. 

Dalam konteks ini, pergerakan indeks berada dalam rentang yang masih dinamis, dengan support terdekat di 7.274 dan 7.184, serta resistance di 7.500 dan 7.585.

Masuk ke awal pekan depan, arah IHSG akan sangat ditentukan oleh keberlanjutan volume pembelian yang muncul pada akhir pekan ini. Jika aktivitas beli tetap terjaga, indeks memiliki ruang untuk menguji area resistance terdekat di atas 7.500. 

Namun, jika tekanan jual mulai muncul, pergerakan berpotensi kembali menguji area support dalam rentang yang sudah terbentuk.

Rekomendasi Saham

Di tengah pergerakan indeks, beberapa saham menunjukkan pola yang sejalan dengan dominasi volume beli. MNC Sekuritas melihat PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) yang sebelumnya ditutup menguat ke level 5.425 dengan kenaikan 1,40 persen, memiliki dukungan pada peningkatan volume transaksi. 

Pergerakan ini menempatkan saham dalam rentang harga yang masih membuka ruang menuju area 5.875 hingga 6.300, dengan zona reaksi di kisaran 5.125 hingga 5.300.

Sementara itu, PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA) mencatat penguatan lebih tinggi sebesar 6,59 persen ke level 356. Aktivitas transaksi masih didominasi pembelian, dengan pergerakan yang membuka ruang menuju area 410 hingga 428. 

Rentang 316 hingga 352 menjadi area yang sebelumnya menjadi titik pergerakan harga.

PT Petrosea Tbk (PTRO) juga bergerak naik ke level 5.375 atau menguat 2,38 persen. Volume yang meningkat menunjukkan aktivitas perdagangan yang lebih aktif, dengan pergerakan harga yang berada dalam rentang menuju 5.925 hingga 6.200. 

Area 4.920 hingga 5.225 menjadi bagian dari rentang harga yang telah dilalui sebelumnya.

Di sisi lain, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) mencatat kenaikan lebih terbatas sebesar 0,63 persen ke level 3.210. 

Pergerakan harga masih berada di sekitar garis rata-rata jangka panjang, dengan area 3.300 hingga 3.410 menjadi rentang yang berada di atas posisi saat ini, sementara rentang 3.010 hingga 3.120 menjadi bagian dari pergerakan sebelumnya.

Secara keseluruhan, penguatan IHSG pada penutupan pekan ini tidak hanya mencerminkan kenaikan harga, tetapi juga memperlihatkan aktivitas pasar yang masih berjalan aktif. 

Dari struktur transaksi hingga pergerakan saham individual, seluruhnya membentuk satu rangkaian pergerakan yang masih bergerak dalam fase kenaikan jangka pendek, dengan rentang harga yang terus diuji di awal pekan berikutnya.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Yunila Wati

Telah berkarier sebagai jurnalis sejak 2002 dan telah aktif menulis tentang politik, olahraga, hiburan, serta makro ekonomi. Berkarier lebih dari satu dekade di dunia jurnalistik dengan beragam media, mulai dari media umum hingga media yang mengkhususkan pada sektor perempuan, keluarga dan anak.

Saat ini, sudah lebih dari 1000 naskah ditulis mengenai saham, emiten, dan ekonomi makro lainnya.

Tercatat pula sebagai Wartawan Utama sejak 2022, melalui Uji Kompetensi Wartawan yang diinisiasi oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), dengan nomor 914-PWI/WU/DP/XII/2022/08/06/79