KABARBURSA.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka perkasa pada perdagangan Rabu, 15 April 2026, melanjutkan tren penguatan dengan kenaikan 83,71 poin atau 1,09 persen ke level 7.759,66.
Sepanjang awal sesi, indeks sempat menyentuh level tertinggi di 7.767,47 dan terendah di 7.748,79, mencerminkan dominasi aksi beli sejak pembukaan pasar.
Pergerakan positif IHSG turut didukung oleh aktivitas transaksi yang mulai meningkat. Pada awal perdagangan, total volume mencapai 9,32 juta lot dengan nilai transaksi sebesar Rp569,26 miliar dari 71,21 ribu kali transaksi.
Penguatan paling menonjol datang dari sektor transportasi yang melonjak 3,15 persen, diikuti sektor bahan baku yang naik 2,43 persen dan sektor industri sebesar 1,45 persen.
Sektor energi juga menguat 1,38 persen, sementara infrastruktur naik 1,34 persen. Sektor teknologi mencatat kenaikan 0,96 persen dan keuangan sebesar 0,86 persen.
Adapun sektor properti naik 1,01 persen, sektor non-siklikal 0,58 persen, serta kesehatan 0,25 persen. Kenaikan tipis terjadi pada sektor siklikal sebesar 0,04 persen.
Dari jajaran saham, penguatan signifikan dipimpin oleh PT BSA Logistics Indonesia Tbk. (WBSA) yang bergerak di sektor logistik dengan kenaikan 25,00 persen ke level 440. Saham ini menjadi top gainer seiring meningkatnya minat investor pada emiten berbasis distribusi dan rantai pasok. Saham ini menjadi pimpinan top gainers berturut-turut pasca IPO perdana 10 April 2026 kemarin.
Selanjutnya, PT Aracord Nusantara Group Tbk. (RONY) yang bergerak di sektor perdagangan dan jasa mencatat lonjakan 20,77 persen ke harga 1.890. PT Pakuan Tbk. (UANG), emiten properti, naik 19,02 persen ke level 5.475.
Sementara itu, PT Lotte Chemical Titan Tbk. (FPNI) dari sektor petrokimia menguat 16,52 persen ke 670, dan PT Hotel Fitra International Tbk. (FITT) di sektor perhotelan naik 16,38 persen ke 540.
Di sisi lain, tekanan jual terjadi pada beberapa saham. PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk. (ADMF) yang bergerak di sektor pembiayaan turun 7,97 persen ke level 8.375.
PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk. (CNMA), emiten bioskop dan hiburan, melemah 6,25 persen ke 105. PT Perdana Bangun Pusaka Tbk. (KONI) dari sektor distribusi barang konsumsi turun 5,88 persen ke 2.880.
Selain itu, PT MNC Digital Entertainment Tbk. (MSIN) yang bergerak di sektor media dan hiburan terkoreksi 5,78 persen ke 1.060, sementara PT Dafam Property Indonesia Tbk. (DFAM) dari sektor properti turun 3,57 persen ke 108.
Secara keseluruhan, pergerakan IHSG pada pagi ini menunjukkan sentimen pasar yang masih positif dengan dukungan hampir seluruh sektor.
Kenaikan yang merata ini mengindikasikan adanya rotasi sektor yang sehat, terutama ke saham-saham transportasi, logistik, dan bahan baku yang saat ini menjadi motor penggerak pasar.(*)