KABARBURSA.COM – PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX) bersiap meluncurkan aplikasi streaming FolaPlay pada awal Juni 2026 sebagai platform over-the-top (OTT) untuk menayangkan FIFA World Cup 2026 di Indonesia.
Perseroan juga menggandeng Huawei Cloud untuk menyediakan infrastruktur teknologi berupa cloud computing, server, dan content delivery network (CDN) guna menjaga kelancaran layanan selama turnamen berlangsung.
Perseroan menargetkan platform tersebut mampu menjaring jutaan pengguna seiring tingginya minat masyarakat terhadap ajang sepak bola terbesar di dunia itu.
Kerja sama tersebut diumumkan beberapa hari setelah perusahaan mengumumkan kemitraan dengan TVRI sebagai platform over-the-top (OTT) resmi untuk menayangkan ajang sepak bola terbesar dunia tersebut.
Direktur Utama PT Folago Global Nusantara Tbk, Subioto Jingga, mengatakan pengembangan FolaPlay sebenarnya telah masuk dalam rencana bisnis perusahaan sejak lama.
Perusahaan ini juga telah meluncurkan drama-drama pendek yang sedang naik daun. Namun, proses peluncurannya dipercepat setelah perseroan memperoleh lisensi OTT FIFA World Cup 2026.
"Awalnya bukan ingin launching di kuartal II, kita ingin launching sebenarnya di kuartal III. Tapi dengan ada percepatan FIFA World Cup, makanya kita harus launching segera," ujar Subioto ditemui di Gedung BEI Jakarta pada Senin, 25 Mei 2026.
Menurut dia, FolaPlay ditargetkan meluncur pada awal Juni 2026. Saat ini perusahaan masih melakukan pengujian akhir untuk memastikan platform mampu menangani lonjakan pengguna dalam jumlah besar.
"Sekarang adalah pengujian akhir dengan pengguna bersamaan bisa sampai ratusan ribu, bisa sampai jutaan," katanya.
Subioto menjelaskan keputusan mengambil hak siar digital Piala Dunia dilandasi potensi pertumbuhan pengguna yang dinilai sangat besar. Berdasarkan evaluasi perusahaan terhadap penyelenggaraan Piala Dunia sebelumnya, pertandingan final mampu menyerap sebagian besar lalu lintas internet nasional.
"Ini adalah momentum bagi kami untuk meningkatkan jumlah pelanggan hingga jutaan," kata dia.
Ia menambahkan, salah satu perhatian utama perusahaan sebelum mengambil lisensi adalah kesiapan infrastruktur teknologi. Karena itu, Folago menggandeng Huawei Cloud dan Huawei Technologies untuk mendukung operasional platform dari sisi server, cloud, jaringan distribusi konten hingga aspek teknis lainnya.
"Kita gandeng Huawei Cloud dan Huawei Tech untuk full support di aplikasi kita," kata Subioto.
Selain menayangkan pertandingan FIFA World Cup 2026, FolaPlay juga akan memuat berbagai konten hiburan digital. Platform tersebut direncanakan menghadirkan mikrodrama produksi internal Folago yang melibatkan artis dan influencer dalam ekosistem perusahaan, serta ribuan konten mikrodrama dari luar negeri.
Ke depan, perusahaan juga menyiapkan layanan siaran olahraga lainnya dan fitur pay-per-view sebagai bagian dari pengembangan model bisnis platform tersebut.
Subioto mengatakan FolaPlay diproyeksikan menjadi salah satu pilar baru dalam ekosistem digital yang sedang dibangun perseroan. Menurut dia, peluang monetisasi tidak hanya berasal dari pelanggan berbayar, tetapi juga dari iklan dan kerja sama sponsorship.
Sementara itu, Direktur Huawei Cloud Indonesia Partner Ecosystem, Melody Ma, menyatakan pihaknya akan menyediakan dukungan infrastruktur penuh untuk memastikan layanan streaming berjalan stabil selama penyelenggaraan FIFA World Cup 2026.
"Huawei Cloud bangga menjadi mitra infrastruktur teknologi FolaPlay dalam menghadirkan FIFA World Cup 2026 kepada seluruh masyarakat Indonesia," ujar Melody dalam keterangan resminya.
Menurut dia, infrastruktur Huawei Cloud telah digunakan untuk menangani layanan streaming berskala besar di berbagai negara. Pengalaman tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung operasional FolaPlay selama turnamen berlangsung.
Selain menggandeng Huawei Cloud, Folago juga menyebut tengah memfinalisasi sejumlah kerja sama dengan mitra teknologi internasional lainnya guna memperkuat ekosistem teknis FolaPlay sebelum resmi diluncurkan ke publik.(*)