Logo
>

JRPT Rampungkan Buyback Tahap IV, Serok 11,39 Juta Saham

Total dana yang dikucurkan mencapai Rp12,40 miliar. Dengan capaian tersebut, realisasi buyback tahap ini setara 33,86 persen dari total alokasi yang disiapkan

Ditulis oleh Pramirvan Datu
JRPT Rampungkan Buyback Tahap IV, Serok 11,39 Juta Saham
Hall Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto: Dok KabarBursa.com

KABARBURSA.COM - PT Jaya Real Property Tbk (JRPT) melaporkan telah menuntaskan fase keempat aksi pembelian kembali saham atau buyback. Periode ini berlangsung dari 14 Januari hingga 13 April 2026, dengan total 11,39 juta lembar saham yang berhasil diserap, senilai Rp12,40 miliar.

Informasi tersebut disampaikan manajemen kepada Otoritas Jasa Keuangan melalui surat bernomor 078/JRP/CS/IV/2026. Dokumen itu ditandatangani Wakil Direktur Utama Yohannes Henky Wijaya pada 14 April 2026, lalu dipublikasikan melalui laman Bursa Efek Indonesia pada Selasa malam.

Merujuk pada keterbukaan informasi, dalam kurun tiga bulan terakhir JRPT mengakumulasi 11.394.700 saham dengan harga rata-rata Rp1.089 per lembar. Total dana yang dikucurkan mencapai Rp12,40 miliar. Dengan capaian tersebut, realisasi buyback tahap ini setara 33,86 persen dari total alokasi yang disiapkan.

Eksekusi buyback tahap keempat dilakukan melalui 52 transaksi. Rentangnya terbentang sejak 15 Januari hingga 13 April 2026. Harga pembelian bergerak fluktuatif, berada di kisaran Rp1.049 hingga Rp1.116 per saham. Aktivitas terbesar tercatat pada 27 Maret 2026, saat perseroan menyerap 780.000 saham dengan harga rata-rata Rp1.105.

Langkah korporasi ini merujuk pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 13 Tahun 2023, yang mengatur kebijakan stabilisasi pasar modal di tengah volatilitas signifikan. Manajemen menegaskan, buyback merupakan instrumen strategis untuk menjaga kestabilan harga saham di tengah dinamika pasar yang bergejolak.

Jika ditarik sejak awal program buyback yang dimulai pada 9 April 2025, JRPT telah merampungkan empat tahap pembelian kembali saham. Hingga 13 April 2026, total saham yang telah diserap mencapai 73.001.900 lembar, dengan harga rata-rata Rp852 per saham. Nilai kumulatif dana yang digelontorkan mencapai Rp62,21 miliar.

Pada fase pertama, yang berlangsung 9 April hingga 8 Juli 2025, perseroan membeli 23.331.700 saham dengan harga rata-rata Rp708. Fase kedua, dari 10 Juli hingga 9 Oktober 2025, mencatat penyerapan 26.890.200 saham di harga rata-rata Rp776. Adapun tahap ketiga, pada periode 13 Oktober 2025 hingga 12 Januari 2026, mencatat pembelian 11.385.300 saham dengan harga rata-rata Rp1.090.

Dengan rampungnya tahap keempat ini, sisa dana buyback yang belum terealisasi tercatat sebesar Rp87,59 miliar. Hingga kini, manajemen belum mengungkapkan arah lanjutan program tersebut—apakah akan berlanjut ke fase berikutnya atau dihentikan sementara.

Emiten properti berkode JRPT ini dikenal luas sebagai pengembang kawasan Bintaro Jaya. Tak hanya itu. Perseroan juga mengelola berbagai aset properti komersial, termasuk pusat perbelanjaan, yang menjadi penopang portofolio bisnisnya.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Pramirvan Datu

Pram panggilan akrabnya, jurnalis sudah terverifikasi dewan pers. Mengawali karirnya sejak tahun 2012 silam. Berkecimpung pewarta keuangan, perbankan, ekonomi makro dan mikro serta pasar modal.