Logo
>

Laba Bersih Naik 8,6 persen, Indofood (INDF) Bagikan Dividen Rp2,55 Triliun

Indofood Sukses Makmur resmi membagikan dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp2,546 triliun. Simak jadwal cum date dan dividend yield.

Ditulis oleh Harun Rasyid
Laba Bersih Naik 8,6 persen, Indofood (INDF) Bagikan Dividen Rp2,55 Triliun
PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) resmi menetapkan pembagian dividen tunai sebesar Rp290 per saham untuk tahun buku 2025. (Foto: Dok. Indofood)

KABARBURSA.COM – PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) resmi menetapkan pembagian dividen tunai sebesar Rp290 per saham untuk tahun buku 2025. 

Pembagian dividen INDF ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar belum lama ini.

"Perseroan menyampaikan rencana pembagian Dividen Tunai untuk periode tahun buku 2025 sesuai dengan hasil RUPS Tahunan tanggal 26 Juni 2026," tulis Victor Suhendra, Corporate Secretary PT Indofood Sukses Makmur Tbk dalam keterbukaan informasi yang dikutip, Rabu, 1 Juli 2026.

Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), total dividen yang akan dibagikan INDF mencapai Rp2,546 triliun. 

Dana tersebut akan didistribusikan kepada investor yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada 8 Juli 2026 pukul 16.00 WIB, sedangkan pembayaran dividen dijadwalkan berlangsung pada 29 Juli 2026.

Besaran dividen itu berasal dari kinerja keuangan Indofood sepanjang 2025. Berdasarkan laporan tersebut, INDF membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp10,68 triliun.

Emiten di sektor Fast-Moving Consumer Goods (FMGC) ini mencatatkan saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp61,46 triliun, serta total ekuitas mencapai Rp120,24 triliun hingga akhir Desember 2025.

Jika dibandingkan dengan laba bersih tahun buku 2025, total dividen yang dibagikan INDF sekitar 23,8 persen.

Bagi Investor yang ingin memperoleh dividen tunai, INDF menetapkan tanggal cum dividen di pasar reguler dan negosiasi hingga 6 Juli 2026.

Sementara itu, perdagangan ex dividen berlangsung pada 7 Juli 2026, sehingga pembelian saham mulai tanggal tersebut tidak lagi disertai hak memperoleh dividen tahun buku 2025.

Adapun jadwal cum dividen di pasar tunai ditetapkan pada 8 Juli 2026, sedangkan ex dividen pasar tunai dijadwalkan pada 9 Juli 2026. 

Kinerja Saham INDF

Di pasar modal, saham INDF sementara ini tercatat berada di level Rp6.600 hingga Rp6.650 pada sesi II perdagangan Rabu, 1 Juli 2026. 

Meski demikian, harga saham emiten konsumer tersebut masih bergerak di atas batas bawah kisaran 52 pekan yang berada di level Rp5.850 dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp58,17 triliun. 

Pada harga tersebut, INDF diperdagangkan dengan price to earnings (P/E) ratio 5,33 kali dan mencatat dividend yield sekitar 4,23 persen. 

Dari sisi fundamental, kinerja Indofood pada awal 2026 juga menunjukkan pertumbuhan. Perseroan membukukan pendapatan Rp33,89 triliun pada kuartal I-2026, naik 7,4 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). 

Laba bersih turut meningkat 8,6 persen menjadi Rp2,96 triliun, sementara marjin laba bersih tumbuh menjadi 8,73 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Harun Rasyid

Harun Rasyid adalah jurnalis KabarBursa.com yang fokus pada liputan pasar modal, sektor komersial, dan industri otomotif. Berbekal pengalaman peliputan ekonomi dan bisnis, ia mengolah data dan regulasi menjadi laporan faktual yang mendukung pengambilan keputusan pelaku pasar dan investor. Gaya penulisan lugas, berbasis riset, dan memenuhi standar etika jurnalistik.