KABARBURSA.COM - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat perdagangan saham selama satu pekan atau periode 6-10 April 2026 ditutup positif.
Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad mengatakan peningkatan tertinggi terjadi pada rata-rata volume transaksi harian BEI yang naik sebesar 24,81 persen.
"Menjadi 32,28 miliar lembar saham dari 25,87 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya," ujar dia dalam keterangannya dikutip, Sabtu, 11 April 2026.
Peningkatan juga terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian, setelah naik sebesar 17,26 persen menjadi Rp17,32 triliun dari Rp14,77 triliun pada pekan sebelumnya.
"Rata-rata frekuensi transaksi harian turut meningkat sebesar 15,05 persen menjadi 2,05 juta kali transaksi dari 1,78 juta kali transaksi pada pekan lalu," jelas Kautsar.
Selain itu, lanjut Kautsar, kapitalisasi pasar BEI juga mengalami peningkatan sebesar 7,18 persen menjadi Rp13.189 triliun dari Rp12.305 triliun pada pekan sebelumnya.
Adapun pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan turut mengalami kenaikan sebesar 6,14 persen ditutup pada level 7.458,496 dari 7.026,782 pada pekan lalu.
Sementara itu, investor asing hari ini atau Jumat, 10 April 2026, mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp193,87 miliar. Kautsar menyebut sepanjang tahun 2026, investor asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp37,14 triliun.
Capaian BEI ini jelas menjadi angin segar bagi investor. Pasalnya pada pekan lalu, BEI mencatat mayoritas perdagangan saham ditutup melemah.
IHSG pada pekan lalu mengalami penurunan sebesar 0,99 persen dari posisi 7.097,057 menjadi 7.026,782. .
Kapitalisasi pasar BEI juga mengalami penyusutan 1,69 persen menjadi Rp12.305 triliun dari Rp12.516 triliun pada pekan sebelumnya.
Penurunan turut dialami oleh rata-rata volume transaksi harian BEI pada pekan lalu yang sebesar 8,62 persen menjadi 25,87 miliar lembar saham.
Selain itu, rata-rata nilai transaksi harian ikut berubah, yaitu sebesar 36,69 persen menjadi Rp14,77 triliun dari Rp23,33 triliun pada pekan sebelumnya. (*)