KABARBURSA.COM – PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) melalui caroline.id melakukan ekspansi jaringan showroom dan menerapkan strategi branding untuk memperluas penetrasi pasar mobil bekas digital.
Sepanjang tiga bulan pertama tahun ini, ASLC membukukan pendapatan sebesar Rp283,6 miliar atau tumbuh 27,5 persen secara tahunan atau year on year (YoY). Dari total tersebut, Caroline.id menyumbang Rp234,4 miliar atau sekitar 82,7 persen dari pendapatan konsolidasi.
Kontribusi tersebut juga ditopang pertumbuhan yang signifikan. Pendapatan Caroline.id melonjak 51 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebesar Rp154,8 miliar, memperlihatkan semakin dominannya lini bisnis ritel mobil bekas terhadap kinerja perseroan.
Untuk menjaga momentum tersebut, ASLC menyiapkan ekspansi jaringan Caroline.id dengan membuka dua hingga tiga showroom baru sepanjang tahun ini. Perseroan mengalokasikan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp15 miliar hingga Rp20 miliar guna mendukung pengembangan jaringan tersebut.
Denny Sumargo jadi Brand Ambassador
Di saat yang sama, perusahaan juga memperkuat strategi pemasaran dengan menunjuk Denny Sumargo sebagai brand ambassador Caroline.id. Langkah ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan penetrasi pasar digital, memperluas basis pelanggan, sekaligus mendorong pertumbuhan transaksi secara berkelanjutan.
Presiden Direktur PT Autopedia Sukses Lestari, Jany Candra, mengatakan kolaborasi tersebut merupakan bagian dari strategi membangun kepercayaan konsumen dalam transaksi kendaraan bekas.
“Dengan slogan ‘Yang Pasti-Pasti Aja’, Perusahaan sedang menggiatkan kampanye untuk membangun sekaligus menguatkan rasa percaya dan rasa aman pelanggan dalam bertransaksi kendaraan bekas melalui ekosistem kami,” kata Presiden Direktur PT Autopedia Sukses Lestari, Jany Candra dalam keterangan tertulis, dikutip Kamis, 2 Juli 2026.
Menurut Jany, penguatan branding tersebut juga didukung oleh program Warranty 7G+ yang diberikan untuk setiap kendaraan bekas yang dijual melalui Caroline.id. Program garansi selama satu tahun itu mencakup perlindungan terhadap 7+1 komponen utama kendaraan sehingga membantu mengurangi risiko biaya perbaikan tak terduga bagi konsumen.
Perseroan juga meyakini strategi Online-to-Offline (O2O) akan semakin efektif setelah penunjukan brand ambassador. Trafik yang berasal dari kanal digital diharapkan mampu meningkatkan konversi pelanggan menuju jaringan showroom Caroline.id sehingga memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan bisnis ke depan.
Dengan kombinasi ekspansi jaringan dan penguatan merek, ASLC optimistis mampu menjaga pertumbuhan pendapatan hingga akhir 2026.
Perseroan menilai potensi pasar kendaraan bekas di Indonesia masih besar, sehingga pengembangan showroom Caroline.id akan terus dilakukan seiring meningkatnya permintaan masyarakat terhadap transaksi mobil bekas yang lebih aman dan terpercaya.(*)