KABARBURSA.COM - PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) telah menandatangani amandemen pertama atas perjanjian pinjaman dengan PT United Tractors Tbk (UNTR) pada 29 Juni 2026.
Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, Kamis, 2 Juli 2026, kedua perusahaan sebelumnya telah menandatangani perjanjian untuk UNTR memberikan pinjaman kepada Perseroan dengan nilai maksimum sebesar Rp125 miliar.
Adapun manajemen ARKO mengatakan, dana pinjaman sebesar Rp125 miliar tersebut setara dengan 24,22 persen dari ekuitas Perseroan.
Dalam pengumuman terbarunya, terdapat perubahan dari perjanjian pinjaman. Kedua belah pihak sepakat mengubah ketentuan suku bunga pinjaman dari 9,50 persen per tahun menjadi INDONIA +2,28 persen per tahun.
Manajemen ARKO menyampaikan, berdasarkan analisis proforma dan analisis inkremental, transaksi ini diproyeksikan memberikan penghematan beban bunga sekitar Rp27,40 miliar dibandingkan skema suku bunga existing.
"Sehingga memberikan dampak positif terhadap profitabilitas, arus kas, dan kondisi keuangan Perseroan secara keseluruhan," tulis Manajemen ARKO.
Manajemen ARKO menerangkan langkah penyesuaian acuan suku bunga ini karena adanya kebutuhan komersial dan dihentikannya JIBOR sebagai suku bunga acuan dan digantikan dengan INDONIA sebagai suku bunga acuan
"Maka Perseroan memandang perlu untuk melakukan penyesuaian pada acuan tingkat suku bunga pinjaman yang telah berjalan antara Perseroan dengan pihak afiliasi yaitu UNTR," sebut manajemen ARKO.
Manajemen menyatakan, penyesuaian tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa tingkat suku bunga pinjaman sesuai dengan transaksi aktual dan memberikan kehandalan serta transparansi bagi kedua belah pihak.
Dengan Penerimaan pinjaman dari UNTR itu, manajemen ARKO yakin akan memberikan manfaat dan keuntungan bagi Perseroan dikarenakan bakal memberikan beban bunga pinjaman yang lebih rendah apabila dibandingkan dengan tingkat suku bunga pasar yang berlaku.
Selain itu, transaksi berupa pembiayaan modal kerja dan investasi dapat memberikan manfaat bagi Perseroan untuk digunakan dalam meningkatkan potensi laba Perseroan di masa mendatang.
"Keuntungan-keuntungan di atas dapat memberikan dampak positif terhadap kinerja keuangan Perseroan di masa depan, mungkin tidak dapat diperoleh apabila transaksi ini tidak dilaksanakan," tulis manajemen ARKO.
Hubungan Antara ARKO dan UNTR
Berdasarkan hubungan kepemilikan saham, UNTR secara tidak langsung memiliki 31,49 persen saham ARKO PT Energia Prima Nusantara (EPN) dan PT Bina Pertiwi Energi (BPE).
Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan afiliasi antara Perseroan dan UNTR dari segi kepemilikan saham.
Kendati demikian, manajemen ARKO menyatakan tidak terdapat hubungan afiliasi antara Perseroan dan UNTR dari sisi kepengurusan, dikarenakan tidak terdapat kesamaan anggota Dewan Komisaris dan Direksi dan karyawan di kedua perusahaan ini. (*)
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.