KABARBURSA.COM – Inovasi teknologi otomotif tidak selalu lahir dari produsen kendaraan bermodal besar. Seorang insinyur presisi asal North Yorkshire, Inggris, Graham Sykes, berhasil mengembangkan sepeda motor bertenaga uap yang mampu melesat hingga 310 kilometer per jam dalam uji coba di Santa Pod Raceway.
Melansir Carscoops, motor bernama Force of Nature tersebut mencatatkan waktu 5,5 detik untuk menempuh jarak seperempat mil. Dari posisi diam hingga kecepatan 100 kilometer per jam, kendaraan itu hanya membutuhkan sekitar 0,4 detik.
Pencapaian tersebut menjadikan Force of Nature sebagai salah satu sepeda motor dengan akselerasi tercepat di dunia. Satu-satunya motor yang mampu mencatat waktu seperempat mil lebih cepat adalah motor bertenaga roket milik pembalap Prancis Eric Teboul dengan catatan 4,976 detik.
Berbeda dengan inovasi kendaraan yang umumnya berasal dari produsen otomotif global, Force of Nature justru dikembangkan dari hasil pengembangan Graham Sykes yang kini berusia 62 tahun.
Motor tersebut tidak menggunakan mesin pembakaran internal maupun motor listrik berbasis baterai. Sebagai gantinya, tenaga dihasilkan dari sistem uap bertekanan tinggi yang memanfaatkan panas dari pembakar berbahan bakar minyak tanah atau minyak nabati.
Panas dialirkan melalui enam tabung pembakar menuju bejana berkapasitas 120 liter yang berisi air deionisasi dan demineralisasi. Sistem tersebut bekerja pada suhu hingga 250 derajat Celsius dengan tekanan mencapai 580 psi sehingga mampu menghasilkan daya dorong sekitar 2,9 detik.
Tim pengembang saat ini masih berupaya memperpanjang durasi daya dorong menjadi lebih dari tiga detik dengan mengurangi turbulensi dan kavitasi yang menghambat aliran uap.
Gaya Akselerasi Setara Pilot Jet Tempur
Dalam wawancara dengan MCN, Sykes mengatakan motor tersebut mampu menghasilkan gaya gravitasi hingga 6,8 G saat berakselerasi. Besarnya gaya tersebut setara dengan beban yang biasa dialami pilot pesawat tempur saat bermanuver.
Pada titik puncak akselerasi, pengendara dengan berat badan 85 kilogram dapat merasakan beban sesaat yang setara sekitar 578 kilogram.
Karena itu, Sykes harus langsung memosisikan tubuhnya merapat ke setang dan mengangkat kedua kaki segera setelah tombol akselerasi dilepas untuk menjaga stabilitas motor selama proses peluncuran.
Keberhasilan Force of Nature menunjukkan inovasi teknologi otomotif masih terus berkembang melalui berbagai pendekatan, termasuk dari pengembang independen yang mengeksplorasi konsep di luar teknologi penggerak konvensional.(*)