Logo
>

BEI Tegaskan Komitmen Perkuat Pendanaan Hijau Lewat Beragam Instrumen

Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik mengatakan pihaknya terus mendorong keuangan keberlanjutan melalui berbagai inisiatif kepada perusahaan tercatat maupun melalui Bursa Karbon Indonesia atau IDXCarbon.

Ditulis oleh Hutama Prayoga
BEI Tegaskan Komitmen Perkuat Pendanaan Hijau Lewat Beragam Instrumen
Ilustrasi penghijauan (foto: IDX Carbon)

KABARBURSA.COM - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan komitmennya dalam memperkuat pendanaan hijau melalui
berbagai instrumen, tidak hanya terbatas pada perdagangan karbon.

Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik mengatakan pihaknya terus mendorong keuangan keberlanjutan melalui berbagai inisiatif kepada perusahaan tercatat maupun melalui Bursa Karbon Indonesia atau IDXCarbon.

"Selain unit karbon, produk lain juga kami harapkan dapat mendorong pendanaan yang lebih hijau seperti disclosure aspek keberlanjutan yang lebih baik, indeks saham bertema ESG, obligasi bertema ESG, dan konsep green equity designation,” ujar dia dalam keterangannya, Jumat, 13 Februari 2026.

Komitmen tersebut tercermin dari perkembangan aktivitas keuangan bertema ESG di BEI sepanjang tahun 2025 yang menunjukkan pertumbuhan signifikan. Jumlah pencatatan obligasi/sukuk untuk produk Green, Social, Sustainable & Sustainable Linked meningkat signifikan dengan total
perolehan dana mencapai Rp35,5 triliun pada tahun 2025, atau mengalami kenaikan 110 persen dibandingkan tahun 2024 yakni sebesar Rp11,5 Triliun.

Sepanjang tahun 2025, BEI juga meluncurkan sejumlah inisiatif strategis, antara lain:

1) peluncuran pelaporan ESG Metrics untuk penyampaian
pelaporan tahunan, keberlanjutan, dan ESG di sistem Sarana Pelaporan Elektronik Terintegrasi (SPEIDXNet) bagi perusahaan tercatat pada 22 Januari 2025

2) penyelenggaraan program pelatihan IDX
Net Zero Incubator 2025

3) kerja sama ESG rating dengan beberapa penyedia ESG rating global

4) peluncuran website IDX Sustainability (https://sustainability.idx.co.id/) pada 20 November 2025.


Kinerja positif juga terlihat pada perdagangan karbon melalui IDXCarbon. Sepanjang tahun 2025, berbagai indikator seperti volume transaksi, nilai transaksi, frekuensi transaksi, jumlah unit karbon yang retired, jumlah proyek tercatat, dan jumlah unit karbon tercatat mencatatkan pencapaian tertinggi sejak berdirinya IDXCarbon pada September 2023.

Selama tahun 2025, volume transaksi tercatat sebesar 903.915 tonCO₂e, dengan nilai transaksi mencapai Rp36,37 miliar dan frekuensi transaksi sebanyak 213 kali transaksi. Selain itu, volume retirement karbon tercatat sebesar 574.324 tonCO₂e, seiring dengan meningkatnya jumlah proyek SPE-GRK yang tercatat sebanyak 9 proyek.

Jumlah pengguna jasa juga meningkat menjadi 150 pengguna jasa, termasuk partisipasi 7 pengguna jasa asing, sejalan
dengan peluncuran perdagangan karbon internasional melalui IDXCarbon pada 20 Januari 2025 lalu.

Sebagai pengakuan internasional, pada Juni 2025, IDXCarbon turut memperoleh penghargaan Best Official Carbon Exchange in an Emerging Economy 2025 dari Green Cross United Kingdom. Informasi terkait IDXCarbon dapat dilihat pada idxcarbon.co.id.

Jeffrey menyatakan BEI menyadari bahwa dekarbonisasi merupakan journey dari perusahaan. Karena itu, kata dia, pihaknya hadir dengan program, produk, dan inisiatif yang dapat membantu perusahaan tercatat kami untuk dapat memulai dan melanjutkan proses dekarbonisasi.

"Hal ini kemudian juga akan mendorong green financing dan kami berharap BEI mampu mengambil bagian dalam upaya membantu Indonesia dalam mencapai target net zero,” pungkasnya. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Hutama Prayoga

Hutama Prayoga telah meniti karier di dunia jurnalistik sejak 2019. Pada 2024, pria yang akrab disapa Yoga ini mulai fokus di desk ekonomi dan kini bertanggung jawab dalam peliputan berita seputar pasar modal.

Sebagai jurnalis, Yoga berkomitmen untuk menyajikan berita akurat, berimbang, dan berbasis data yang dihimpun dengan cermat. Prinsip jurnalistik yang dipegang memastikan bahwa setiap informasi yang disajikan tidak hanya faktual tetapi juga relevan bagi pembaca.