KABARBURSA.COM – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk memperluas dampak penyelenggaraan Mandiri Jogja Marathon (MJM) 2026 melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk Mandiri Sahabat Desa.
Mandiri Sahabat Desa yang digelar pada awal Juni 2026 tersebut, menyasar 28 desa yang berada di sepanjang rute Mandiri Jogja Marathon 2026.
Penyelenggaraan TJSL Bank Mandiri ini berfokus pada sejumlah manfaat, mulai dari perbaikan infrastruktur desa, pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), pelestarian lingkungan, hingga pemberian bantuan sosial bagi masyarakat Setempat.
Corporate Secretary Bank Mandiri, Adhika Vista mengatakan, program tersebut merupakan bagian komitmen perseroan untuk mendorong pembangunan yang inklusif sekaligus memperluas manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
“Mandiri Sahabat Desa merupakan implementasi nyata komitmen perseroan dalam menghadirkan akselerasi yang bertumbuh dan keunggulan yang berkelanjutan bagi masyarakat. Bank Mandiri meyakini bahwa pertumbuhan bisnis yang sehat harus berjalan beriringan dengan kemajuan masyarakat,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin, 15 Juni 2026.
Lewat program ini, bank berkode saham BMRI tersebut melakukan perbaikan jalan di 28 desa yang dilalui rute MJM 2026.
Perbaikan akses tersebut demi meningkatkan konektivitas, memperlancar mobilitas warga, hingga mendukung aktivitas ekonomi lokal.
Bank Mandiri juga membangun 28 penanda batas desa untuk memperkuat identitas wilayah dan memudahkan masyarakat maupun wisatawan mengenali kawasan setempat.
Selain pembangunan fisik, Bank Mandiri menggelar aksi bersih desa yang melibatkan partisipasi masyarakat. Kegiatan tersebut ditujukan untuk menjaga kebersihan lingkungan dan memperkuat budaya gotong royong di kawasan yang menjadi salah satu destinasi wisata Yogyakarta.
Di bidang sosial, Bank Mandiri menyalurkan 2.800 paket sembako kepada masyarakat pra-sejahtera di wilayah penerima manfaat program.
Sementara untuk UMKM, Bank Mandiri mendukung penyelenggaraan UMKM Festival yang melibatkan sekitar 60 pelaku usaha di kawasan Candi Prambanan.
Melalui kegiatan tersebut, para pelaku UMKM memperoleh akses promosi yang lebih luas, dukungan transaksi digital, serta penguatan kapasitas usaha untuk meningkatkan daya saing.
“Pemberdayaan UMKM merupakan bagian penting dari strategi Bank Mandiri dalam memperkuat ekonomi kerakyatan. Kami terus mendorong perluasan akses ekonomi digital melalui sinergi ekosistem layanan Mandiri agar pelaku usaha lokal dapat tumbuh lebih cepat, meningkatkan produktivitas, dan menciptakan multiplier effect bagi perekonomian daerah,” tambah Adhika.
Sebagai informasi, MJM 2026 akan berlangsung pada 21 Juni 2026 di kawasan Candi Prambanan, Yogyakarta.
Membawa tema More Than a Race, MJM 2026 diyakini sebagai ajang sport tourism yang memadukan kompetisi lari bertaraf internasional dengan aspek pariwisata, budaya, pemberdayaan ekonomi, dan berdampak sosial.
“Melalui Mandiri Jogja Marathon 2026 dan program Mandiri Sahabat Desa, Bank Mandiri berharap dapat terus memperkuat kontribusinya dalam mendorong pembangunan yang inklusif, memperluas manfaat ekonomi bagi masyarakat, serta menghadirkan keberlanjutan yang memberikan dampak nyata bagi generasi kini dan mendatang. Bank Mandiri akan terus menghadirkan inovasi, kolaborasi, dan solusi yang mampu menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan serta mendukung kemajuan Indonesia yang semakin mandiri,” pungkas Adhika. (info-bks/*)