INFOGRAFIS Emas ke Terendah Sepekan
KABARBURSA.COM - Harga emas dunia anjlok tajam pada Kamis, 13 Februari 2026, menembus level psikologis USD5.000 per ons seiring kuatnya data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang meredam ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve. Emas spot tercatat merosot 2,8 persen menjadi USD4.938,69 per ons, sementara kontrak emas berjangka AS untuk April turun 2,9 persen ke USD4.948,4 per ons, setelah aksi jual otomatis dipicu oleh penembusan batas stop-loss di tengah volatilitas tinggi. Tekanan semakin dalam setelah data nonfarm payrolls Januari menunjukkan penambahan 130.000 pekerjaan dan tingkat pengangguran turun menjadi 4,3 persen, memperkuat keyakinan bahwa suku bunga akan bertahan lebih tinggi dalam jangka waktu lebih lama. Kondisi tersebut menekan daya tarik emas yang tidak memberikan imbal hasil, sementara investor kini menanti rilis data inflasi AS sebagai petunjuk arah kebijakan moneter berikutnya. Sejalan dengan itu, logam mulia lain juga terkoreksi, dengan harga perak turun 8,9 persen menjadi USD76,54 per ons, platinum melemah 4,7 persen ke USD2.032,15 per ons, dan paladium susut 3 persen menjadi USD1.648,12 per ons.