INFOGRAFIS Evaluasi Pangan Setahun Prabowo Gibran
KABARBURSA.COM - Memasuki satu tahun kepemimpinan, pemerintahan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka mencatat sejumlah langkah penting di sektor pangan. Pengamat ekonomi pertanian Khudori menilai, pemerintah secara bertahap membenahi berbagai aspek usahatani melalui pembentukan 80 ribu Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang berfungsi menyediakan input produksi, menampung hasil pertanian, hingga menjadi lembaga pendanaan bagi petani. Selain itu, volume pupuk subsidi ditingkatkan menjadi 9,5 juta ton dengan regulasi yang disederhanakan, pemerintah pusat kini dapat mengintervensi perbaikan irigasi rusak, serta menarik para penyuluh menjadi pegawai pusat agar lebih efektif. Di sisi lain, Prabowo menargetkan swasembada pangan yang awalnya dipatok 2029 untuk dicapai secepat mungkin, meniru strategi Orde Baru yang sukses mencapai swasembada beras pada 1984. Meski demikian, Khudori menilai tantangan saat ini berbeda karena adanya otonomi daerah, minimnya inovasi pertanian, serta menurunnya investasi publik di sektor pangan. Ia juga menyoroti belum adanya kejelasan definisi swasembada pangan versi pemerintahan Prabowo—apakah berbasis komoditas atau kebutuhan gizi nasional.