Logo

INFOGRAFIS Ironi LPG, Bahlil Sebut RI Setengah Pintar

Terbit pada 05 May 2026 Oleh: Redaksi KabarBursa.com
INFOGRAFIS Ironi LPG, Bahlil Sebut RI Setengah Pintar

KABARBURSA.COM - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengungkap ketergantungan Indonesia terhadap impor LPG yang dinilai membebani devisa negara hingga sekitar Rp137 triliun per tahun, dengan subsidi mencapai Rp80–87 triliun, di tengah ketimpangan antara kebutuhan domestik sebesar 8,6 juta ton dan produksi lokal yang hanya sekitar 1,7 juta ton, yang disebabkan keterbatasan komposisi gas domestik yang didominasi C1 dan C2 dibanding kebutuhan LPG berbasis C3 dan C4, sehingga pemerintah mendorong percepatan hilirisasi melalui pengembangan Dimethyl Ether (DME) berbasis batu bara sebagai substitusi LPG serta pemanfaatan Compressed Natural Gas (CNG) yang dinilai lebih efisien hingga 40 persen, sebagai bagian dari upaya menekan impor energi dan menjaga ketahanan energi nasional meski menghadapi berbagai tantangan implementasi.