Logo

INFOGRAFIS Kekayaan Alam vs Kontribusi Ekonomi

Terbit pada 21 July 2025 Oleh: Redaksi KabarBursa.com
INFOGRAFIS Kekayaan Alam vs Kontribusi Ekonomi

KABARBURSA.COM - Indonesia, negeri yang kaya sumber daya, menampilkan kontras tajam antara potensi alam dan kontribusi ekonominya: produksi batubara nasional melonjak dari 687 juta ton pada 2022 menjadi 831 juta ton pada 2024, mengokohkan Kalimantan dan Sumatra Selatan sebagai penopang PDRB daerah meski rentan krisis diversifikasi; industri kelapa sawit, yang nilainya melejit hingga Rp775 triliun per tahun dan menyumbang Rp88 triliun bagi kas negara pada 2023, menjadi penggerak ekonomi desa dan provinsi di Riau hingga Kalimantan; sementara gas dan LNG, dengan ekspor 23,3 juta ton per tahun dan menempatkan Indonesia di peringkat keenam dunia, memperkuat struktur ekonomi Riau dan Sumatra Selatan. Namun, di balik angka-angka impresif ini, tantangan mendesak menghantui: ketergantungan berlebihan pada satu komoditas mengancam keberlanjutan, menuntut hilirisasi yang agresif dan diversifikasi ekonomi agar kekayaan alam benar-benar menjadi motor kemakmuran jangka panjang.