INFOGRAFIS Ketika Musik Mengguncang Bursa
KABARBURSA.COM - Fenomena musisi mempengaruhi harga saham memang jarang terjadi, namun kerap muncul saat momen besar yang memicu reaksi pasar berbasis sentimen. Misalnya, saham HYBE anjlok lebih dari 20% sehari saat BTS mengumumkan jeda aktivitas pada 2022, namun melonjak ketika grup ini comeback atau berkolaborasi global. Tur “Eras Tour” Taylor Swift pada 2023–2024 juga mendongkrak saham sektor pariwisata, transportasi, dan hotel, termasuk Live Nation dan maskapai penerbangan. Di dunia K-pop, rumor BLACKPINK akan hengkang dari YG Entertainment sempat menekan saham YG, sedangkan kontrak baru artis besar di agensi seperti YG atau SM kerap memicu fluktuasi tajam. Selain itu, skandal maupun prestasi musisi, dari kontroversi hingga penghargaan internasional, sering menjadi pemicu pergerakan saham yang lebih didorong psikologi pasar ketimbang fundamental bisnis.