KABARBURSA.COM – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali membuka pendaftaran Program Desa BRILiaN 2026.
Bagi BRI, Program Desa BRILian 2026 merupakan komitmen berkelanjutan dalam mendukung agenda Asta Cita Pemerintah, khususnya pembangunan yang dimulai dari desa untuk mempercepat pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan.
Program yang telah berjalan sejak 2020 ini, dinilai menjadi inisiatif strategis BRI dalam memperkuat kapasitas desa melalui pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal, penguatan kelembagaan, serta pemanfaatan teknologi digital secara terintegrasi.
Pendekatan tersebut diarahkan untuk menempatkan desa sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.
Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya menyatakan, Program Desa BRILiaN merupakan wujud nyata peran BRI dalam mendorong pembangunan desa yang adaptif dan berdaya saing.
“Melalui Program Desa BRILiaN, BRI mendorong desa-desa untuk dapat mengoptimalkan potensi ekonomi secara berkesinambungan, memanfaatkan layanan keuangan perbankan khususnya BRI, serta meningkatkan pemahaman dalam penyusunan laporan keuangan," ujarnya lewat keterangan resmi, Senin 16 Februari 2026.
Akhmad menyebut, teknologi digital dapat dimanfaatkan untuk kemajuan desa, baik dalam aktivitas maupun pengelolaan keuangan desa.
"Inisiatif ini sejalan dengan Asta Cita Pemerintah yang menempatkan desa sebagai motor penggerak pemerataan ekonomi,” katanya.
Diketahui, Program Desa BRILiaN 2026 mengacu pada sejumlah aspek utama Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
Fokus tersebut meliputi penguatan peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) dan/atau Koperasi Desa sebagai penggerak ekonomi lokal, penerapan digitalisasi aktivitas dan produk desa, penguatan prinsip keberlanjutan (sustainability), serta pengembangan inovasi agar desa semakin adaptif dan kreatif.
Bank berkode saham BBRI ini menilai, kombinasi keempat aspek tersebut menjadi strategi utama dalam menggali dan mengembangkan potensi ekonomi di tingkat perdesaan.
Dalam segi capaian, BRI hingga akhir 2025 tercatat telah membina lebih dari 5.200 Desa BRILiaN di berbagai wilayah Indonesia.
Hal tersebut menegaskan konsistensi BRI dalam memperkuat desa sebagai basis pertumbuhan ekonomi nasional, sekaligus mitra strategis pemerintah dalam mendorong pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Untuk 2026, BRI kembali membuka peluang bagi desa-desa di seluruh Indonesia untuk berpartisipasi dan menampilkan inovasi terbaiknya dalam Program Desa BRILiaN.

Syarat dan Cara Pendaftaran Desa BRILiaN 2026
Program Desa BRILiaN 2026 terbuka untuk desa dengan kriteria sebagai berikut:
• Belum pernah mengikuti Program Desa BRILiaN.
• BUMDesa dan/atau Koperasi Desa Merah Putih memiliki Rekening Simpanan BRI.
• BUMDesa dan atau Koperasi Desa Merah Putih memiliki unit usaha yang aktif dan produktif dan bersedia menjadi BRILink Agen.
• Memiliki Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (Prukades).
• Mengisi dan menandatangani Form Kesediaan Keikutsertaan Program Desa BRILiaN 2026 oleh Kepala Desa dan perwakilan peserta desa.
Adapun peserta program pemberdayaan Desa BRILiaN 2026 dapat melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Kepala Desa dan Perangkat Desa, BUMDesa (Direktur dan Pengurus BUMDesa), Koperasi Desa Merah Putih (Ketua dan Pengurus), Perwakilan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) atau Tokoh Masyarakat, Perwakilan kelompok Usaha (Klaster), hingga Pelaku Usaha Muda ( Karang Taruna, Pokdarwis dan sejenisnya).
Sementara pendaftaran Desa BRILiaN 2026 dapat dilakukan dengan mendatangi Kantor BRI Unit terdekat untuk mendapatkan pendampingan dari Mantri BRI dalam proses pendaftaran. Selain itu, pendaftaran juga dapat dilakukan secara daring dengan cara klik di sini. (info-bks/*)