KABARBURSA.COM – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperkuat transformasi digital melalui program BRIVolution Reignite.
Penguatan sektor digital lewat BRIVolution tercermin dari kinerja Super Apps BRImo yang mencatat pertumbuhan solid sepanjang 2025, baik dari sisi jumlah pengguna maupun volume transaksi digital.
Sampai akhir Desember 2025, BRI mencatat bahwa jumlah pengguna BRImo telah mencapai 45,9 juta, atau mengalami pertumbuhan 18,9 persen secara tahunan (year-on-year/YoY).
Seiring peningkatan adopsi tersebut, data BRI juga mengungkapkan total transaksi yang dilayani BRImo sepanjang Januari sampai Desember 2025 mampu menembus 5,60 miliar transaksi, naik 29 persen YoY.
Sementara capaian nilai transaksi BRImo juga terhitung positif. Nilainya mampu mencapai Rp7.057 triliun atau meningkat 26,1 persen YoY dibandingkan 2024.
Bagi perseroan, pencapaian tersebut menegaskan posisi BRImo sebagai salah satu kanal transaksi ritel BRI yang terus berkembang.
Direktur Information Technology BRI, Saladin Dharma Nugraha Effendi mengatakan, penguatan kinerja BRImo merupakan hasil dari strategi BRI dalam memperkuat infrastruktur teknologi informasi dan mengoptimalkan mesin transaksi secara terintegrasi.
Selain itu BRI juga telah menghubungkan kapabilitas digital dengan seluruh ekosistem layanan, mulai dari jaringan ATM dan CRM (Cash Recycle Machine), mesin EDC (Electronic Data Capture) merchant, QRIS BRI, hingga Agen BRILink yang tersebar luas di Indonesia.
“BRImo menjadi salah satu pilar penting dalam transformasi digital BRI. Kami terus memperkuat kapabilitas teknologi agar BRImo mampu memberikan pengalaman transaksi yang semakin andal, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi nasabah di berbagai segmen,” jelas Saladin lewat keterangan resmi, Rabu 4 Februari 2026.
Ia menambahkan, transformasi digital BRI tidak hanya berfokus pada peningkatan volume transaksi, tetapi juga pada kualitas layanan dan keandalan sistem.
Melalui penguatan arsitektur teknologi, modernisasi infrastruktur, serta pengelolaan sistem yang berkelanjutan, bank dengan kode saham BBRI turut memastikan bahwa layanan digital tetap stabil dan aman di tengah pertumbuhan transaksi yang terus meningkat.
Pertumbuhan transaksi digital melalui BRImo juga berkontribusi positif terhadap kinerja bisnis BRI.
Aktivitas digital yang meningkat mendukung penguatan struktur pendanaan, khususnya dana murah, yang menjadi fondasi fungsi intermediasi perbankan.
Dengan struktur pendanaan yang lebih solid, BRI memiliki ruang lebih luas untuk menyalurkan pembiayaan ke sektor produktif dan ekonomi kerakyatan.
Selain sebagai kanal transaksi, BRImo terus dikembangkan menjadi pusat layanan finansial terintegrasi.
Penguatan fitur dan sistem dilakukan secara berkelanjutan untuk menjawab kebutuhan nasabah yang semakin dinamis, sekaligus menjaga aspek keamanan dan keandalan layanan digital. (info-bks/*)