KABARBURSA.COM — Deputi Gubernur Bank Indonesia Ricky P. Gozali menegaskan komitmen bank sentral memastikan ketersediaan uang tunai bagi masyarakat di seluruh Indonesia selama periode Ramadan dan Idulfitri melalui program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026.
Dalam penjelasan hasil Rapat Dewan Gubernur, Ricky menyampaikan posisi kas siap edar saat ini berada pada level memadai untuk memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat, khususnya di masa lonjakan permintaan musiman.
“Kami memperkirakan pertumbuhan ekonomi yang baik akan mendorong peningkatan kebutuhan uang tunai. Karena itu, jumlah uang yang disiapkan untuk penukaran tahun ini meningkat sekitar 15 persen menjadi Rp185,6 triliun,” ujarnya.
Program SERAMBI tahun ini merupakan pelaksanaan kelima yang dilakukan BI bersama perbankan nasional. Untuk meningkatkan kualitas layanan, BI menambah jumlah titik penukaran menjadi lebih dari 2.800 lokasi dengan total sekitar 8.700 layanan di seluruh wilayah.
Selain itu, BI juga meningkatkan kapasitas aplikasi penukaran uang digital “PINTAR” agar proses pemesanan penukaran lebih cepat dan efisien. Masyarakat diimbau memanfaatkan aplikasi tersebut guna menghindari antrean dan memastikan ketersediaan kuota.
Salah satu perubahan penting tahun ini adalah peningkatan nilai paket penukaran. Jika sebelumnya satu paket maksimal Rp4,3 juta, kini dinaikkan menjadi Rp5,3 juta per paket. Jumlah paket yang disediakan juga meningkat signifikan hingga sekitar 86 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
“Kami berharap melalui peningkatan kapasitas dan layanan SERAMBI 2026, masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idulfitri dengan lebih nyaman bersama keluarga,” kata Ricky.
Langkah ini merupakan bagian dari strategi BI menjaga kelancaran sistem pembayaran tunai sekaligus mendukung stabilitas ekonomi nasional selama periode konsumsi tinggi menjelang hari besar keagamaan.(Nur Nadiyah)